Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Hanna Arinawati, Artis sekaligus Dosen Terbaik FHUI yang Inspiratif!
Advertisement . Scroll to see content

Anak Buruh Tani Ini Buktikan Cibiran Tetangga hingga Jadi Wisudawan Terbaik

Senin, 12 Juni 2023 - 18:17:00 WIB
Anak Buruh Tani Ini Buktikan Cibiran Tetangga hingga Jadi Wisudawan Terbaik
Uut dan orang tuanya. Uut jadi wisudawan terbaik prodi Pendidikan Ekonomi di UNY (Dok. UNY)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cibiran tak hanya menjadi pukulan buat seseorang tetapi juga menjadi motivasi. Hal ini yang dilakukan oleh wisudawan terbaik program studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNY bernama Tri Utami.

Uut, sapaan akrabnya merupakan anak buruh tani yang tidak lulus SD. Selama menempuh kuliah, ada banyak cibiran tetangga yang ia dengar tentang kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk menempuh jalur pendidikan tinggi.

Meskipun begitu, gadis kelahiran Gunungkidul, 4 November 2001 itu tidak mau mengambil hati. Ia justru memotivasi dengan belajar rajin agar bisa membanggakan kedua orang tuanya, Suradi dan Lasiyem bekerja sebagai buruh tani yang menggarap tanah desa dengan uang sewa per tahunnya.

“Kedua orang tua saya sudah sepuh karena berusia di atas 70 tahun dan tidak lulus SD” kata Uut dikutip Senin (12/6/2023).

Uut merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kedua kakaknya sudah berumah tangga dan berjarak usia cukup jauh. Sejak kecil Uut bercita-cita menjadi seorang guru yang mengajar dan membimbing anak-anak.

Saat lulus dari SMP tahun 2016 Uut mendapat Nilai Ebtanas Murni (NEM) yang cukup tinggi dan diterima di SMAN 2 Wonosari. Pada saat duduk di bangku SMA inilah cibiran mulai menimpanya.

‘Bila masuk SMA harus kuliah lho, apa sanggup orang tuamu menguliahkan?’ ‘Anak petani kok mau kuliah’ ‘Masuk SMK saja agar kelak langsung kerja’.

Itulah beberapa ucapan yang membuat Uut nyaris putus asa dan menyerah. Untungnya Suradi dan Lasiyem selalu memberikan semangat anak terakhirnya untuk terus mencari ilmu demi masa depan.

Uut pun berkomitmen untuk terus berprestasi dan mengikuti beberapa perlombaan seperti olimpiade dan lain sebagainya. Bahkan, ia selalu mendapatkan rangking 3 besar.

“Selama sekolah disini saya selalu mendapatkan rangking 3 besar. Nilai raport dari kelas X hingga kelas XII mengalami kenaikan. Hal itu membuat saya menjadi salah satu siswa eligible” tutur Uut.

Pada saat pendaftaran SNMPTN, yang sekarang bernama SNBP, Uut memilih 2 program studi dari UNY, pilihan pertama Pendidikan Ekonomi dan pilihan kedua Pendidikan Geografi. Ia pun dinyatakan lolos di pilihan pertama.

“Namun saat itu saya hampir menyerah karena memikirkan biaya kuliah yang sangat besar. Apalagi saat itu bapak saya sudah tidak bekerja lagi karena pada saat saya kelas X beliau mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kaki kirinya tidak dapat digunakan untuk berjalan” ujar Uut.

Uut berkonsultasi dengan guru BK dan disarankan mendaftar beasiswa Bidikmisi. Sembari menunggu awal masuk perkuliahan, Uut bergabung di suatu usaha yaitu pembuatan buket bunga sebagai staff di bagian produksi dan bertahan selama 5 bulan.

Beruntunglah alumni SMAN 2 Wonosari tersebut diterima di UNY dengan mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Dunia perkuliahan dijalani dengan penuh syukur dan semangat.

Karena mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, Uut mendapatkan relasi teman dari berbagai penjuru daerah. Kuliah memang tujuan utama, namun di bangku perkuliahan Uut juga mencari pengalaman dan mengembangkan bakat minat dengan mengikuti organisasi UKMF Penelitian Kristal FEB.

“Di dalam organisasi tersebut saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Saya juga sering mengikuti perlombaan dalam bidang kepenulisan seperti lomba karya tulis ilmiah, esai, artikel, dan business plan tingkat nasional. Saya mendapatkan kejuaraan dari perlombaan tersebut” kisah dia

Bangganya lagi, di tahun 2022 Uut terpilih menjadi salah satu mahasiswa berprestasi FEB UNY dan mahasiswa berprestasi di bidang penalaran UNY.

Uut pun dinyatakan lulus dari FEB UNY dan yudisium pada 28 April 2023 dalam waktu 3 tahun 6 bulan saja. Tidak hanya itu, pada wisuda UNY yang berlangsung belum lama ini, Uut mempersembahkan pada orang tuanya gelar Cum Laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,79 sekaligus wisudawan terbaik program studi

“Saya bisa membuktikan kepada orang-orang yang beberapa tahun lalu meragukan saya, bahwa impian bisa tercapai. Anak petani juga bisa berkuliah. Anak petani juga bisa meraih cita-citanya. Bagaimanapun latar belakang kita, saya percaya pendidikan adalah sebuah hak. Tidak ada halangan untuk siapapun memperoleh pendidikan yang tinggi asal berusaha dan teguh dengan keyakinan” ucap Uut.

Anak buruh tani itu sekarang sudah sarjana, namun Uut masih berharap ke depannya bisa mewujudkan doa orang tua yakni agar bisa menjadi seorang guru ataupun bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Selamat ya!

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut