Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1.000 Taruna Akmil bakal Dikerahkan Bina Para Siswa di 178 Sekolah Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Alasan 1.000 Taruna Akmil akan Diterjunkan Bina Para Siswa Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:32:00 WIB
Alasan 1.000 Taruna Akmil akan Diterjunkan Bina Para Siswa Sekolah Rakyat
Akademi Militer (Akmil) (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan alasan pemerintah mengerahkan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II untuk mendampingi siswa di 178 titik Sekolah Rakyat. Para taruna ditugaskan membimbing kehidupan siswa di asrama, bukan menjadi tenaga pengajar di ruang kelas.

Program hasil kolaborasi Kementerian Sosial dan TNI itu akan berlangsung selama lima hari, yakni pada 3-8 Agustus 2026. Agus menegaskan pendampingan dilakukan untuk membantu para siswa beradaptasi dengan kehidupan berasrama dan membangun kemandirian.

"Program ini hanya berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus. Tujuannya membantu anak-anak yang tinggal di asrama agar lebih mandiri. Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur, hingga membiasakan kerapian dalam berseragam," ujar Agus Jabo dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6/2026).

Dia menegaskan, taruna Akmil tidak akan mengambil alih tugas guru dalam proses belajar mengajar. Pendampingan difokuskan pada pembinaan kehidupan di asrama sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para siswa.

"Taruna tidak mengajar di kelas seperti guru. Mereka memberikan bimbingan di asrama agar anak-anak Sekolah Rakyat dapat tinggal dengan tenang dan nyaman walaupun tidak tinggal satu rumah dengan keluarganya. Mereka juga memberikan pembinaan agar tidak terjadi segala bentuk kekerasan, termasuk perundungan atau kekerasan dari kakak kelas kepada adik kelas," kata Agus.

Menurut Agus, pemilihan taruna Akmil didasarkan pada pengalaman mereka menjalani kehidupan berasrama sehingga dinilai mampu membimbing siswa yang baru memasuki lingkungan serupa.

"Kenapa taruna? Karena mereka yang memahami bagaimana hidup di asrama. Pengalaman itu yang ingin ditularkan kepada anak-anak Sekolah Rakyat agar mereka cepat beradaptasi dan memiliki karakter yang mandiri," ujarnya.

Dia menambahkan, program tersebut memiliki dasar hukum, yakni Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Nantinya, setiap titik Sekolah Rakyat akan didampingi lima taruna yang memberikan pembinaan, mulai dari menyetrika seragam, merapikan tempat tidur dan lemari pakaian, menyemir sepatu hingga membiasakan pola hidup mandiri di lingkungan asrama.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut