Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Lapor Progres Proyek Giant Sea Wall hingga Jaringan Kereta Api ke Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

AHY Matangkan Rencana Cegah Abrasi di Pantura Jawa, Tanggul Laut hingga Mangrove Disiapkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:41:00 WIB
AHY Matangkan Rencana Cegah Abrasi di Pantura Jawa, Tanggul Laut hingga Mangrove Disiapkan
Menko IPK AHY mengungkapkan pemerintah ingin membangun tanggul laut dan menanam mangrove untuk mencegah abrasi di pesisir pantura Jawa. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan pemerintah ingin membangun tanggul laut dan menanam mangrove untuk mencegah abrasi di pesisir pantai utara (pantura) Jawa.

AHY menjelaskan, penyusunan konsep pencegahan abrasi masih dimatangkan. Langkah ini dilakukan karena proyek pembangunan tanggul laut melibatkan lima provinsi, 20 kabupaten, lima kota se-Indonesia, terutama yang ada di kawasan pantura. 

"Kira-kira ada lima puluh juta masyarakat yang tinggal di wilayah pantura dan bukan hanya mengantisipasi ancaman ekologis berupa penurunan permukaan tanah dan naiknya permukaan laut yang mengakibatkan banjir rob di sejumlah kawasan, terutama di Teluk Jakarta dan juga di kawasan Semarang, Demak, dan Kendal," kata AHY saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, penurunan permukaan tanah semakin buruk dari tahun ke tahun. Dia menyebut, penurunan tanah sudah mencapai 15 hingga 20 sentimeter (cm) per tahun. AHY menilai, hal ini perlu diintervensi dan dicari solusi infrastruktur.

"Di antaranya adalah dengan membangun tanggul. Tanggul pantai atau tanggul laut kalau memang sudah parah, dan diintegrasikan dengan konsep yang lebih alamiah: nature-based solution. Misalnya dengan mangrove. Kita pecah ombaknya dan kita pastikan menghindari terjadinya tenggelamnya masyarakat kita di pesisir," ucapnya.

"Sekaligus tentunya juga melindungi sejumlah kawasan industri strategis, kawasan ekonomi khusus, dan terakhir sentra-sentra pangan yang sampai dengan hari ini juga sudah mulai terancam akibat intrusi air laut. Jadi kita ingin kombinasikan semua pendekatan itu," tuturnya.

AHY menilai, proyek tersebut membutuhkan anggaran yang besar. Untuk itu, negara akan mengundang banyak pihak swasta dan business communities baik di dalam maupun luar negeri. 

Dia menargetkan, konsep pencegahan abrasi di pesisir utara Jawa ini akan matang pada tahun depan. 

"Kita kejar terus, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih lebih matang lagi konsepnya," katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut