Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Emosi usai Ditegur, Pemotor Aniaya Sopir Mobil Boks dan Kernet di Tambora
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Rekonstruksi Penganiayaan David, Nomor 5 Mario Dandy Selebrasi Cristiano Ronaldo

Sabtu, 11 Maret 2023 - 06:51:00 WIB
6 Fakta Rekonstruksi Penganiayaan David, Nomor 5 Mario Dandy Selebrasi Cristiano Ronaldo
Mario Dandy Satriyo melakukan selebrasi Cristiano Ronaldo saat menganiaya David. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 40 adegan diperagakan dalam rekonstruksi penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo terhadap David di Green Permata Residence, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/3/2023). Dalam rekonstruksi tersebut mengungkap sejumlah fakta. 

"Ternyata dari 37 adegan yang kita siapkan berdasarkan pemeriksaan dan kita padukan berdasarkan kesaksian (dan bukti) tadi berkembang menjadi 40 adegan," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengky Haryadi pada wartawan, Jumat (10/3/2023).

Menurutnya, adegan tambahan tersebut diperoleh polisi dari saksi-saksi yang turut melakukan rekonstruksi tersebut.

"Ini salah satu fungsi dari rekonstruksi, ternyata dari salah satu saksi mengatakan ada beberapa angel yang belum kita terima," tuturnya.

Berikut fakta-fakta terbaru kasus penganiayaan David : 

1. AG Ikut Rekam Aksi Penganiayaan

Pacar Mario Dandy inisial AG turut merekam aksi penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy tersebut.

"Ada momen peralihan handphone untuk merekam dari SL ke anak AG," ujar polisi menjelaskan adegan rekonstruksi di lokasi, Jumat (10/3/2023).

Momen AG merekam aksi penganiayaan tersebut terjadi saat Mario Dandy tengah melakukan aksi penganiayaan terhadap korban D dengan cara menendang kepala korban. Shane merasa kasihan pada korban dan sempat meminta Mario Dandy untuk menghentikan aksi penganiayaannya tersebut.

Saat itu, Shane memberikan handphone Mario Dandy yang dipakainya untuk merekam dengan posisi masih menyala atau masih merekam. AG yang menerima handpone tersebut lantas melanjutkan aksi perekaman video penganiayaan tersebut.

2. AG Tolak Beri Bantuan setelah Mario Dandy Aniaya David

Saat aksi penganiayaan tak lagi dilakukan Mario Dandy, saksi N berteriak dengan kencang dari rumahnya yang tak jauh dari lokasi. Saksi N bersama suaminya menghampiri lokasi korban yang sudah terkapar usai dianiaya Mario Dandy.

“Adegan ke-33 SRL mengucap 'Sudah lu sudah diam, kemudian MDS menjawab 'Enggak takut gw anak orang mati'. Disaat bersamaan ada teriakan 'Woi' dari saksi ibu N sehingga seketika itu juga anak AG mematikan kamera," kata tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya di lokasi, Jumat (10/3/2023).

Kemudian, saksi N berucap kepada perempuan AG untuk memberikan bantuan kepada korban yang sudah terkapar. Namun, ternyata pelaku AG menolak permintaan saksi N itu.

“Adegan ke-37 selanjutnya saksi Ibu N tiba menghampiri korban usai teriak 'Woi',”

“Jadi Saksi N meminta anak AG untuk pahanya ditaruh di bawah tangannya dan di bawah ke kepala korban. Tapi AG tidak mau hanya memberikan tangannya," ujar penyidik.


3. AG Merokok saat Mario Dandy Aniaya David

Perempuan AG menyaksikan penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David sambil merokok. Adegan itu diawali dari Mario yang menyuruh korban untuk mengambil posisi push up hingga bersikap taubat. 

Saat itu, posisi AG diketahui masih di dalam mobil Jeep Rubicon dan keluar dari mobil untuk menyaksikan penganiayaan itu.

“Adegan selanjutnya, di sini ada momen anak AG mengambil korek yang ada di samping kepala korban dan membakar rokok milik anak AG sendiri," kata penyidik membacakan adegan rekonstruksi, Jumat (10/3/2023).


4. Mario Dandy Sempat Keluarkan Perkataan Intimidasi

Tersangka penganiayaan Mario Dandy Satriyo sempat mengeluarkan kata-kata intimidasi terhadap korban David. Hal itu berdasarkan rekontruksi yang digelar di Pesanggrahan.

“MDS menginterogasi korban, kemudian ada ucapan yang sifatnya intimidasi,” kata penyidik membacakan reka adegan, Jumat (10/3/2023).

Pada saat kejadian, Dandy sempat mengajak korban berkelahi secara satu lawan satu. Akan tetapi, David menolak ajakan itu.

“MDS mengatakan bahwa 'partai ama gua aja yuk', korban menjawab 'enggak Den', MDS menjawab 'kenapa?', korban, 'enggak sepadan lah', kata tersangka 'lah gue buncit ini', dijawab korban "gua kan kurus begini Den'," ucap penyidik.

5. Mario Dandy Selebrasi ala Cristiano Ronaldo

Tersangka Mario Dandy beberapa kali ditegur penyidik karena tidak sesuai saat melakukan adegan rekonstruksi. Mario Dandy tidak sesuai memeragakan saat sebelum dan sesudah menyiksa korban.

“Oke, ini belum sampai di posisi itu. Karena dari sini MDS memutari kembali ke posisi persiapan free kick. MDS, MDS, ayo kamu putari sesuai yang kamu lakukan malam itu,” kata penyidik sembari menegur Mario Dandy.

“Kamu putari mengambil posisi free kick, tendangan terakhirmu. Lebih jauh lagi ancang-ancangnya sebelum kamu melakukan selebrasi,” ujar penyidik.

Kemudian, untuk adegan selanjutnya yakni selebrasi ala pemain sepak bola Cristiano Ronaldo. “Kamu ambil ancang-ancang seperti itu,” kata penyidik.

6. Mario Dandy Berbohong ke Satpam Perumahan

Mario Dandy sempat berbohong kepada satpam perumahan sebelum menganiaya David. Mario berkata ingin ke rumah temannya.

"Datang sekuriti dan menanyakan ada apa. Dijawab MDS mau ke rumah teman," ujar polisi menjelaskan adegan rekonstruksi, Jumat (10/3/2023).

Adegan Mario Dandy berbohong baru saja menyuruh korban D untuk melakukan push-up sebanyak 50 kali hingga menirukan sikap taubat. Sedangkan AG hanya melihat sambil membakar rokok bersama Mario.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut