5 Tokoh Perempuan Inspiratif Indonesia Penuh Prestasi
JAKARTA, iNews.id - 5 tokoh perempuan inspiratif Indonesia ini menunjukkan eksistensi perempuan di berbagai bidang kehidupan kini bukan hal yang tabu. Perempuan kini banyak yang dipercaya untuk mengisi posisi penting, bahkan memiliki pengaruh cukup besar bagi masyarakat lingkungan hingga lingkup negara.
Hadirnya perempuan-perempuan ini sebagai tokoh inspiratif tak lepas dari pembuktian diri mereka di bidang masing-masing. Reputasi dan prestasi yang ditorehkan membuat mereka membuktikan sepak terjangnya layak menjadi inspirasi orang lain.
Lalu apa saja yang sudah dilakukan para perempuan hebat ini? Berikut ulasan 5 tokoh perempuan inspiratif Indonesia.
Retno LP Marsudi lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 27 November 1972. Dia merupakan perempuan pertama yang menjabat menteri luar negeri (menlu) RI sejak 27 Oktober 2014.
Inspiratif, Perempuan 24 Tahun Ini Jadi Doktor Termuda dari ITS
Dia lulus dari Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1985. Retno kemudian melanjutkan studinya ke Belanda dan meraih gelar S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool.
Retno memegang peranan penting tidak hanya menjaga hubungan Indonesia dengan negara-negara lain, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia sendiri. Salah satunya terus berupaya mencari vaksin Covid-19 untuk kebutuhan ratusan juta penduduk Indonesia.
Upaya keras Retno berbuah manis karena hingga kini Indonesia sudah mengamankan hampir 300 juta dosis vaksin Covid-19 berbagai merk. Lobi-lobi Retno juga membuat Arab Saudi mulai membuka ibadah umrah bagi jemaah Indonesia. Sahabat Menteri Keuangan Sri Mulyani ini juga berperan penting membuat Indonesia ditunjuk lagi menjadi Presiden Dewan Keamanan PBB pada Juli 2020.

Tokoh inspiratif Indonesia kali ini datang dari dunia hiburan yakni artis Dian Sastrowardoyo. Lahir 16 Maret 1982, artis yang melejit namannya lewat film Ada Apa dengan Cinta ini diketahui menekuni banyak bidang.
Dia tak hanya berprofesi sebagai aktris, namun juga melebarkan sayapnya sebagai produser film. Dian juga memiliki yayasan, aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan kerap mengampanyekan isu-isu tentang perempuan.
Selain itu, Dian dikenal sebagai seorang aktris yang memiliki pendirian kuat. Di saat kariernya sedang menanjak, dian menarik diri dari hadapan media namun tetap berkecimpung di dunia film.

Susi Pudjiastuti yang pernah menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (2014-2019) kerap dimasukkan sebagai tokoh inspirasi Indonesia. Sosok Susi dikenal tegas saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan serta terkenal dengan slogan "tenggelamkan".
Kata-kata itu sering dia lontarkan untuk menunjukkan kebijakannya menenggelamkan kapal-kapal asing pencuri ikan dari perairan Indonesia. Selain itu Susi menjadi sosok inspiratif karena sukses berbisnis meski tidak mengenyam pendidikan tinggi. Kini Susi menikmati keseharian di kampung halamannya, Pangandaran, Jawa Barat.

Nama Sri Mulyani Indrawati seperti tak bisa dilepaskan dari daftar tokoh perempuan inspiratif di Indonesia. Menteri Keuangan ini lahir di Bandar Lampung pada 26 Agustus 1962.
Sri Mulyani merupakan perempuan dan orang Indonesia pertama yang menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia. Dia pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets dan perempuan paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008.

Desainer busana Muslim kelahiran Palembang, 14 Januari 1991 mendobrak dunia fashion dengan memamerkan karyanya di New York Fashion Week 2014 dan Paris Fashion Week 2017. Dia juga tak pernah absen dalam pagelaran Indonesia Fashion Week dan Jakarta Fashion Week.
Perempuan bernama asli Dian Wahyu Utami mengenyam pendidikan di ESMOD (École Supérieure des Art et Techniques de la Mode) Paris Prancis. Setelah lulus dengan nilai memuaskan, dia dipercaya memegang kendali DIan Pelangi Fashion.
Di sana, Dian banyak berinovasi membuat busana Muslim dengan mengeksplor kain-kain dari penjuru Nusantara. Keberaniannya melakukan perombakan busana Muslim dari desain konservatif membuatnya layak masuk jajaran tokoh perempuan inspiratif Indonesia.
Editor: Rizal Bomantama