Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puncak Arus Balik, Lalu Lintas Simpang Ratu Sukabumi Macet Total
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Kasus Intoleransi Sukabumi yang Bikin Dedi Mulyadi Turun Gunung!

Selasa, 01 Juli 2025 - 02:39:00 WIB
5 Fakta Kasus Intoleransi Sukabumi yang Bikin Dedi Mulyadi Turun Gunung!
Kasus Intoleransi Sukabumi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan akan menangani kasus intoleransi di Sukabumi secara kompherensif. (Foto: IG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Fakta terbaru dalam kasus dugaan intoleransi di Sukabumi mulai terungkap. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi kejadian di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, untuk mendengar langsung keterangan korban dan menegaskan pentingnya penyelesaian secara adil.

Dedi Mulyadi Komitmen Tangani Kasus Secara Sosial dan Hukum

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Senin (30/6/2025), Dedi terlihat berdialog langsung dengan salah satu korban yang juga menjadi saksi mata. Ia menegaskan bahwa pendekatan dalam menyelesaikan masalah ini harus menyeluruh, tidak hanya secara hukum tetapi juga secara sosial.

“Kita akan bersama-sama menyelesaikan masalah ini secara komprehensif dari sisi sosial dan hukumnya. Kedua-duanya harus diselesaikan dengan baik,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.

Korban Tegaskan Vila Bukan Gereja, Melainkan Rumah Pribadi

Korban dalam video tersebut membantah informasi yang menyebutkan bangunan itu adalah tempat ibadah. Ia menegaskan bahwa tempat tersebut merupakan rumah pribadi yang sering digunakan untuk kegiatan sosial seperti pembinaan mental dan retreat.

“Itu adalah rumah pribadi yang diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Tempat itu memang sering dipakai kegiatan pembinaan mental atau retreat,” jelas korban kepada KDM.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut