5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa TOEFL, Mahasiswa Wajib Tahu!
JAKARTA, iNews.id - Beasiswa luar negeri tanpa TOEFL jadi informasi menarik yang penting untuk diketahui banyak orang. Terlebih lagi, bagi para mahasiswa yang ingin melanjutkan studi, baik jenjang S2 dan S3.
Melanjutkan studi ke luar negeri mungkin menjadi salah satu impian bagi banyak orang yang ingin mengejar pendidikan tinggi berkualitas. Akan tetapi, salah satu hambatan yang kerap dihadapi adalah syarat lulus TOEFL maupun IELTS.
TOEFL atau singkatan dari Test of English as a Foreign Language adalah tes yang telah terstandarisasi untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris suatu individu. Sertifikat yang dapat digunakan sebagai persyaratan banyak hal, termasuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Namun, jangan khawatir. Beberapa universitas di luar negeri tidak mewajibkan calon mahasiswanya untuk melampirkan sertifikasi TOEFL.
BRI Fellowship Journalism Segera Ditutup, Jangan Lewatkan Beasiswa S2 untuk Jurnalis
Berikut iNews.id akan berikan ulasan mengenai beasiswa luar negeri tanpa TOEFL yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (27/12/2023).
Salah satu beasiswa luar negeri yang tidak mewajibkan untuk menyertakan sertifikat TOEFL adalah Turkiye Burslari Scholarship. Namun, beasiswa untuk mewajibkan pelamarnya untuk dapat berbicara dengan lancar menggunakan Bahasa Turki.
BRI Fellowship Journalism Kembali Digelar, 50 Beasiswa S2 untuk Jurnalis Terbaik
Bagi yang dinyatakan lolos beasiswa Turkiye Burslari Scholarship, pelamar tidak perlu merogoh kocek untuk kursus Bahasa Turki. Sebab, penyelenggara beasiswa akan menanggung semua biaya kursus selama setahun penuh.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar Turkiye Burslari Scholarship, salah satunya adalah usia pendaftar, kartu identitas, dan transkrip nilai berbahasa Inggris. Mahasiswa yang lolos seleksi beasiswa akan mendapatkan biaya hidup bulanan dari Rp462.342 hingga Rp1.733.784.
Syarat Beasiswa Anak PNS 2023, Berikut Nominal yang Bisa Diperoleh
Brunei Darussalam Government Scholarship juga jadi salah satu beasiswa luar negeri yang tidak mengharuskan menyertakan sertifikat TOEFL. Benefit atau keuntungan yang didapat, antara lain biaya pendidikan hingga lulus, biaya hidup per bulan kurang lebih Rp5.300.000, hingga tunjangan buku senilai Rp6.300.000.
Beasiswa luar negeri tanpa syarat TOEFL selanjutnya adalah Chinese Government Scholarship. Meski begitu, pelamar diharuskan untuk melampirkan proposal riset seta rencana studi selama duduk di bangku perkuliahan.
5 Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri, Siswa yang Baru Lulus Wajib Paham!
Bagi pelamar yang memiliki kemampuan Bahasa Mandarin yang cukup, semakin terbuka kesempatan untuk lolos Chinese Government Scholarship. Salah satu benefit dari beasiswa di negeri Tirai Bambu ini adalah biaya hidup per bulan hingga Rp7.000.000.
Global Korea Scholarship jadi salah satu incaran mahasiswa pejuang beasiswa S2. Selain jaraknya yang dekat dengan Indonesia, beasiswa dari Kementerian Pendidikan Korea Selatan ini tidak wajib untuk menyertakan sertifikat TOEFL.
Meski sertifikat TOEFL tidak menjadi syarat wajib, namun pelamar diharuskan untuk menguasai Bahasa Korea, baik lisan maupun tulis. Sebelum melamar beasiswa ini, alangkah lebih baiknya kamu untuk mengikuti kursus Bahasa Korea atau belajar di internet.
Berminat untuk melanjutkan pendidikan ke Jepang? Kamu dapat melamar beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang atau Monbukagakusho/MEXT.
Bagi kamu yang ingin berkuliah di Negeri Sakura tanpa syarat sertifikat TOEFL, tak ada salahnya untuk melamar beasiswa satu ini. Adapun, salah satu fasilitas yang ditawarkan pada beasiswa ini adalah biaya pengurusan visa pelajar.
Nah, itulah beasiswa luar negeri tanpa TOEFL. Selamat mencoba!
Editor: Komaruddin Bagja