4 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan di Perairan Bali, Selamatkan Diri Naik Sekoci
MALANG, iNews.id – Empat penumpang KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan selamat di perairan Selat Bali, Kamis pagi (3/7/2025). Mereka ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 05.15 WITA atau 04.15 WIB di wilayah perairan Cekik, Bali.
Kapal feri tersebut tenggelam setelah mengalami kebocoran mesin dan blackout di tengah laut saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Koordinator Basarnas Banyuwangi Wahyu Setia Budi membenarkan penemuan keempat penumpang dalam kondisi selamat.
"Mereka berhasil menyelamatkan diri menggunakan sekoci KMP Tunu Pratama Jaya," ujar Wahyu, Kamis (3/7/2025).
Basarnas Cari Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Terkendala Ombak 2,5 Meter
Keempat korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk oleh tim penyelamat gabungan untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirimkan kode merah kepada operator Pelabuhan Gilimanuk dan kapal lain di jalur penyeberangan sekitar pukul 00.15 WITA. Kapal melaporkan adanya kebocoran pada mesin. Sekitar pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout dan hilang kendali. Tak lama setelah itu, kapal terbalik dan hanyut ke selatan di perairan Selat Bali.
KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Bawa 65 Penumpang
Menurut manifes resmi, kapal tersebut membawa 53 penumpang, 12 kru kapal dan 22 kendaraan, termasuk sepeda motor, mobil pribadi dan truk besar.
3 Hari Pencarian, Jasad Wanita Jatuh dari KMP Wira Artha di Perairan Pulau Sebuku Ditemukan
"Kapal feri itu membawa 53 orang penumpang, 12 orang kru kapal, dan 22 unit kendaraan," ujar Wahyu.
Hingga saat ini, pencarian terhadap penumpang dan awak lainnya masih berlangsung. Tim SAR gabungan dari Basarnas Banyuwangi, Basarnas Denpasar, SAR Jembrana, dan KPLP terus menyisir area kejadian, meski kondisi cuaca dan ombak menyulitkan proses evakuasi.
Identitas Jenazah ABK KMP Mukhlisa Tenggelam Ditemukan, Dibawa ke RS Bhayangkara
Editor: Donald Karouw