Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mensos Beberkan Beda Data Peserta BPJS PBI Nonaktif Pengidap Sakit Kronis dengan Kemenkes
Advertisement . Scroll to see content

34 Kejadian Bencana Terjadi di Awal 2026, Kemensos Salurkan Bantuan Rp12,49 Miliar

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:22:00 WIB
34 Kejadian Bencana Terjadi di Awal 2026, Kemensos Salurkan Bantuan Rp12,49 Miliar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyalurkan RP12,49 miliar untuk bantuan awal tahun 2026. (Foto: Dok Kemensos)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Sosial mencatat ada sebanyak 34 kejadian bencana yang terjadi di awal 2026. Peristiwa tersebut tersebar di 14 provinsi di Indonesia. 

Untuk merespons situasi darurat tersebut, pemerintah telah menyalurkan bantuan logistik senilai Rp12,49 miliar guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Komitmen penanganan kebencanaan ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Selasa (27/1/2026), yang membahas evaluasi kinerja tahun 2025 serta arah kebijakan dan program sosial pada tahun anggaran 2026.

Gus Ipul menegaskan, penanganan bencana menjadi prioritas utama Kementerian Sosial, seiring meningkatnya intensitas kejadian bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

“Negara memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana terpenuhi, sekaligus mendorong pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana,” ujar Gus Ipul.

Selain penyaluran bantuan logistik, Kemensos juga memberikan santunan ahli waris, bantuan hunian sementara, jaminan hidup, serta penguatan ekonomi bagi warga terdampak bencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan berkelanjutan.

Menurut Gus Ipul, upaya penanganan bencana juga diperkuat melalui langkah antisipatif, antara lain dengan menyiapkan cadangan logistik, meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia, serta memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan pilar-pilar sosial, khususnya di wilayah rawan bencana.

“Kita ingin bantuan sosial tidak menimbulkan ketergantungan, tetapi menjadi jembatan bagi masyarakat untuk bangkit dan mandiri,” tegasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut