Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Gaduh, Dedi Mulyadi Klarifikasi Penerima Bansos Tak Harus Vasektomi
Advertisement . Scroll to see content

31 Ribu Ayah Indonesia Sudah Vasektomi, Ini Data Terbaru BKKBN!

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:15:00 WIB
31 Ribu Ayah Indonesia Sudah Vasektomi, Ini Data Terbaru BKKBN!
Ilustrasi suami istri. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) mengungkapkan, kesertaan KB pria di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, suami memiliki peran penting dalam keluarga.

Ya, kehamilan yang tidak direncanakan meningkatkan risiko kematian ibu. Dan, salah satu faktor risiko terjadinya masalah itu adalah suami yang tidak menggunakan kontrasepsi.

BKKBN mencatat bahwa angka kematian ibu masih tinggi, yaitu 144 per 100.000 kelahiran. Di sisi lain, kesertaan suami dalam kontrasepsi masih rendah.

"Penggunaan kondom masih di bawah 1 juta, sedangkan vasektomi hingga 2025 masih di angka 31 ribu," kata Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN dr Fajar Firdawati dalam webinar, Selasa (30/6/2026).

"Suami dalam keluarga adalah partner, agen perubahan, dan pengambil keputusan. Karenanya, penting untuk memahami kesejahteraan keluarga, termasuk penggunaan kontrasepsi pria," tambahnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut