Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Wanti-Wanti Potensi Karhutla Besar pada 2027
Advertisement . Scroll to see content

307 Kali Modifikasi Cuaca Digelar Atasi Karhutla-Polusi Sejak April, Lebih 417 Ton Garam Ditabur

Selasa, 17 Oktober 2023 - 12:23:00 WIB
307 Kali Modifikasi Cuaca Digelar Atasi Karhutla-Polusi Sejak April, Lebih 417 Ton Garam Ditabur
Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah digelar sejak April 2023. (Foto Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah digelar sejak April 2023. TMC dilaksanakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta polusi udara khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Operasi TMC yang dilakukan telah menaburkan sebanyak lebih 417 ton tepatnya 417.200 kg bahan semai NaCl (garam).

“TMC sudah 307, sudah ratusan unit Heli yang diterbangkan, semuanya bahan semai sudah 417 ton,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing, dikutip Selasa (17/10/2023).

Operasi TMC dilaksanakan oleh pemerintah baik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan TNI AU.

Tidak hanya untuk karhutla, TMC yang dilaksanakan sejak bulan April lalu juga dilaksanakan untuk memadamkan api karhutla, ditambah dengan pengoptimalisasi Satgas Darat juga operasi water bombing. Saat ini sebanyak 37 helikopter yang disiagakan untuk pelaksanaan operasi.

“Upaya optimal Satgas daratnya kita efektifkan alat perangkat personilnya kita dukung kemudian water bombing untuk pengendalian awal kita lengkapi 37 Heli sudah tergelar dari bulan April, Mei,” kata Aam.

Berikut rincian operasi TMC periode April-Oktober 2023:

1. Riau (1 Unit pesawat):

- 19 April – 8 Mei: 20 sorti penerbangan

- 7 – 12 Oktober: 6 sorti penerbangan

2. Kalimantan Barat (1 Unit pesawat)

- 24 Mei – 7 Juli: 37 sorti penerbangan

- 22 Agustus – 1 September: 14 sorti penerbangan


3. Jambi (1 Unit pesawat, reposisi ke Kalteng)

- 15 – 21 Agustus: 7 sorti penerbangan

- 3 – 8 Oktober: 14 sorti penerbangan


4. Kalimantan Selatan (1 Unit pesawat)

- 23 – 29 September: 26 sorti penerbangan

- 5 – 13 Oktober: 22 sorti penerbangan


5. Sumatera Selatan (1 Unit pesawat)

- 9 – 18 Agustus, 16 – 20 September, 30 September: 26 sorti penerbangan


6. Kalimantan Tengah (2 Unit pesawat, 1 pesawat reposisi dari Jambi)

- 3 – 12 Oktober: 18 sorti penerbangan
 

7. Nusa Tenggara Timur (1 Unit pesawat)

- 8 – 12 Mei: 24 sorti penerbangan


8. Jawa Barat (1 Unit pesawat)

- 12 – 14 Juli: 8 sorti penerbangan


9. DKI Jakarta (2 Unit pesawat)

- 3 – 27 September: 148 sorti penerbangan

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut