Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Ungkap Anggaran Huntap Korban Bencana Sumatra Naik jika Terapkan Gentengisasi
Advertisement . Scroll to see content

29 Desa Hilang Diterjang Bencana Sumatra, Terbanyak di Aceh  

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:39:00 WIB
29 Desa Hilang Diterjang Bencana Sumatra, Terbanyak di Aceh  
Ketua Satgas Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, Tito Karnavian melaporkan sebanyak 29 desa hilang usai bencana Sumatra. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Satgas Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, Tito Karnavian melaporkan sebanyak 29 desa hilang usai diterjang bencana alam. Desa yang hilang terbanyak berada di Provinsi Aceh.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi bersama Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera DPR RI, yang digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

"Jadi ada desa yang hilang 29 karena terbawa longsor atau kena banjir. Di Aceh paling banyak, yaitu 21 desa hilang, di Aceh Tamiang, Nagan Raya, dan Gayo Lues," kata Tito dalam paparannya.

Kemudian, desa hilang di Sumatera Utara sebanyak delapan desa. Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu memastikan tidak ada desa hilang di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Sumut ada delapan desa yang hilang, khususnya di Tapsel dan Tapteng, nama-nama desa juga ada di sana. Dan di Sumbar alhamdulillah tidak ada desa yang hilang," ujarnya. 

Lebih lanjut, Tito menyampaikan desa-desa yang hilang perlu dilakukan relokasi untuk diputuskan apakah akan dibangun kembali atau dihilangkan dari administrasi pemerintahan.

"Ini juga perlu penyelesaian relokasi dan juga administrasi pemerintahan desa artinya, karena desa yang hilang itu nanti apa kita akan bangun kembali atau dihilangkan dalam administrasi pemerintahan," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut