JAKARTA, iNews.id - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto melaporkan setidaknya terdapat dua fasilitas produksi LPG yang dijadwalkan mulai beroperasi (onstream) pada tahun ini.
Ia menjelaskan, LPG Plant Cilamaya yang dikelola PT Energi Nusantara Perkasa saat ini telah mencapai progres pembangunan sekitar 92,9 persen dan tinggal menyelesaikan instalasi area proses, jaringan pipa, serta fasilitas terminal. Proyek ini mampu memproduksi LPG sekitar 163 metrik ton per hari, atau sekitar 1.891 barel oil per hari (BOPD).
Rp1.696 Triliun Menguap Sia-siap, Siapa Orang Terkaya di Dunia yang Rugi Akibat Perang Iran?
Sementara untuk LPG Plant Tuban milik PT Sumber Aneka Gas tengah memasuki tahap commissioning, dan siap beroperasi pada April tahun ini. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi LPG sekitar 30 metrik ton per hari, atau sekitar 348 barel oil per hari (BOPD).
"Pada April ini kita targetkan peresmian LPG Plant Cilamaya dengan kapasitas sekitar 163 metrik ton per hari, serta LPG Plant Tuban sebesar 30 metrik ton per hari. Jadi totalnya kurang lebih 200 metrik ton per hari," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (8/4/2026).
Bahlil Soal Isi Pertemuan dengan Purbaya: Bahas Subsidi LPG hingga Stok BBM