Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Tanker China Abaikan Blokade AS, Tembus Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

2 Kapal Tanker Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat

Sabtu, 11 April 2026 - 19:29:00 WIB
2 Kapal Tanker Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi (foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi angkat suara soal nasib kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Dia menegaskan, kondisi Selat Hormuz saat ini memang sedang tidak biasa.

"Terkait dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Sebagaimana kita ketahui saat ini yang terjadi di sana memiliki kesensitivitasan saat masa perang," ucap Boroujerdi di Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026).

Atas dasar itu, Boroujerdi mengatakan ada protokol ketat yang diterapkan oleh penjaga keamanan dan tentara Iran di Selat Hormuz.

"Pada masa perang ini tentunya juga ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait lewatnya kapal-kapal dari Selat Hormuz," kata Boroujerdi.

"Di antaranya adalah bernegosiasi dengan pihak yang terkait, pihak penjaga keamanan dari Republik Islam Iran, yang semuanya harus melalui protokol tersebut," imbuhnya.

Terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini pemerintah masih berupaya berkomunikasi agar kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melalui Selat Hormuz. 

Setidaknya ada dua kapal milik Pertamina yang saat ini belum dapat melewati Selat Hormuz, yakni kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya mengangkut minyak dan gas untuk pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.

"Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya," ujar Bahlil di Jakarta, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut