Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ledakan Dahsyat dan Kebakaran Guncang Ladang Minyak Texas AS, Warga Dievakuasi
Advertisement . Scroll to see content

13 WNI Terdampak Kebakaran Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Bagaimana Kondisinya?

Selasa, 21 April 2026 - 16:17:00 WIB
13 WNI Terdampak Kebakaran Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Bagaimana Kondisinya?
Rumah warga hangus akibat kebakaran di Sandakan, Sabah, Malaysia, pada Minggu (19/4/2026). (Foto: Bernama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat 13 Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran hebat yang menghanguskan 1.000 rumah di Sandakan, Sabah, Malaysia, pada Minggu (19/4/2026) lalu. Bagaimana kondisinya?

Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah memastikan pihaknya melalui KJRI Kota Kinabalu (KJRI KK) dan Direktorat Pelindungan WNI terus memonitor perkembangan penanganan insiden kebakaran ini.

"Dari hasil peninjauan di lapangan dan pendataan yang dilakukan oleh KJRI KK bersama dengan otoritas setempat dan melibatkan para tokoh warga, diperoleh data awal sejumlah 13 orang WNI yang terdampak dalam kejadian ini," ujar Heni dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Heni memastikan para WNI dalam kondisi selamat dan ikut ditampung bersama dengan korban terdampak lainnya di 6 titik penampungan sementara (PPS) yang tersebar di wilayah Batu Sapi, Sandakan.

"KJRI KK akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk melakukan pendataan lebih lanjut serta memastikan langkah pelindungan yang diperlukan bagi WNI terdampak," tutur dia.

Heni melaporkan kebakaran tersebut berdampak signifikan, dengan sekitar 1.000 rumah terbakar dari total 1.200 unit.

"Hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa. Sejumlah warga yang dilaporkan mengalami luka ringan saat berupaya menyelamatkan barang-barang mereka, telah mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut