10 Titik Rawan Longsor di Jaktim dan Jaksel Dipetakan, Ini Daftarnya
JAKARTA, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memetakan ada 10 titik yang rawan longsor di Ibu kota. Hal ini diungkapkan BPBD DKI menyusul hujan deras yang mengguyur Ibu kota sejak Senin (3/12/2018).
Kepala BPBD DKI Jupan Royter mengatakan, kesepuluh titik rawan longsor tersebut terdapat di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Delapan titik di antaranya terdapat di kawasan Jakarta Selatan.
"Ada di dua wilayah (10 titik rawan longsor), di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," katanya saat dihubungi, Selasa (4/12/2018).
BPBD DKI Jakarta telah mengoordinasikan hal ini kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI untuk mengantisipasi ancaman bencana tersebut.
Lagipula, Jupan menambahkan, sebelum memasuki musim hujan tahun ini, setiap SKPD terkait seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta telah menuntaskan berbagai pekerjaan mengenai antisipasi bencana sesuai program kerja.
"Tiap-tiap SKPD kan ada kesiapannya. Kalau dinas SDA ya apa yang dilakukan selama ini sebelum musim hujan, ada pengurasan dan sebagainya," tuturnya.
Tak hanya itu, BPBD juga memberikan imbauan bagi lurah atau camat terkait untuk lebih siaga jika hujan datang.
"Untuk camat dan lurah yang berada di wilayah potensi gerakan tanah menengah diimbau agar selalu siaga dan melaporkan apabila terdapat kejadian gerakan tanah," kata Jupan menegaskan.
Berikut data wilayah rawan longsor di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur:
1. Cilandak: potensi longsor menengah
2. Jagakarsa: potensi longsor menengah hingga tinggi
3. Kebayoran Lama: potensi longsor menengah
4. Kebayoran Baru: potensi longsor menengah
5. Mampang Prapatan: potensi longsor menengah
6. Pancoran: potensi longsor menengah
7. Pasar Minggu: potensi longsor menengah
8. Pesanggrahan: potensi longsor menengah.
9. Kramat Jati: potensi longsor menengah
10. Pasar Rebo: potensi longsor menengah hingga tinggi
Editor: Djibril Muhammad