Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri

Senin, 08 Juni 2026 - 09:16:00 WIB
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri
Tim gabungan saat pesiapan pencarian korban dan barang bukti di lokasi ledakan kawasan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor, Papua. (Foto: iNews Sorong Raya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua mengirim total 10 sampel DNA keluarga korban ledakan bom di Biak Numfor, Papua, ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Jakarta. Hal tersebut untuk memastikan identitas potongan tubuh korban yang telah dievakuasi dari lokasi ledakan.

“Tim berhasil mengambil empat sampel DNA postmortem. Dengan demikian, selama dua hari terakhir telah terkumpul sepuluh sampel DNA yang selanjutnya akan dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan dikutip Senin (8/6/2026).

Tim gabungan yang dipimpin Basarnas juga kembali menemukan dua potongan tubuh dalam pencarian hari ketujuh tepatnya, Sabtu (6/6/2026). Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban maupun peristiwa ledakan juga diamankan.

"Dua serpihan bagian tubuh manusia, satu unit telepon genggam merek Evercross warna hitam, tiga buah dompet, satu buah pisau, satu buah gunting medis, satu buah pinset medis, serta satu unit GPS merek Garmin," tuturnya.

Dia menambahkan, Tim SAR gabungan juga masih fokus melakukan pencarian terhadap 3 korban ledakan yang belum ditemukan. Pencarian akan dilakukan pada area Ring 1 dan Ring 2 dengan radius pencarian yang diperluas hingga sekitar empat kilometer dari lokasi ledakan.

"Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan, sekaligus memastikan proses identifikasi korban dapat berjalan dengan baik," kata dia.

Diketahui, ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.

Adapun akibat peristiwa ledakan tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban luka ringan tercatat sebanyak 18 orang, dengan dua di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 56 orang yang terdiri dari 43 orang dewasa dan 13 balita.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut