Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rendam Pegangsaan Dua Kelapa Gading, BPBD Evakuasi Warga
Advertisement . Scroll to see content

Warga Kelapa Gading Tak Sreg Ikut Nyoblos Lanjutan: Tidak Deg-degan Soalnya sudah Penghitungan Suara

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:54:00 WIB
Warga Kelapa Gading Tak Sreg Ikut Nyoblos Lanjutan: Tidak Deg-degan Soalnya sudah Penghitungan Suara
Warga Kelapa Gading, Hartono Ramli (50). (Foto: Muhammad Farhan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Warga Kelapa Gading, Hartono Ramli (50), mengaku sudah tidak bersemangat mengikuti pemungutan suara lanjutan di TPS 151, Kompleks Perumahan Arkadia, Pegangsaan 2, Jakarta Utara, Sabtu (24/2/2024). Sebab Pemilu 2024 sudah memasuki tahap penghitungan suara.

"Sebenarnya tidak terlalu sreg, sudah tidak deg-degan lagi mencoblosnya. Soalnya kita sudah mengikuti hasil penghitungan suara yang sudah berjalan. Tetapi yang penting hak pilih kita sudah tersalurkan," ujar Hartono kepada iNews.id di lokasi, Sabtu (24/2/2024).

Hartono termasuk salah satu warga yang protes karena gagal mencoblos pada 14 Februari 2024 lalu karena banjir. Dia merasa lega karena sudah menggunakan hak pilihnya.

"Senang sekarang sudah bisa nyoblos, meski kemarin saya sempat protes tapi mau diapakan lagi karena kenyataannya surat suaranya semua kerendam air. Sempat kita protes tapi Alhamdulillah Bawaslu sudah beri keputusan untuk bisa mencoblos hari ini," tutur Hartono.

Dia mengaku tak khawatir meski terlambat mencoblos. Dirinya yakin KPPS akan bekerja secara profesional dalam menggelar pencoblosan lanjutan itu.

"Tidak ada kekhawatiran untuk surat suaranya, kita di sini tidak ada yang perlu ditakutkan soalnya petugas KPPS-nya juga dari warga kita disini. Jadi kita juga sudah kenal," katanya.

Dia menilai penyelenggaran Pemilu 2024 kurang baik dibanding pesta demokrasi sebelumnya. Dirinya melihat banyak laporan mengenai kejanggalan dan kecurangan seperti penggelembungan suara.

"Kami berharap pemilu ke depannya, tidak terjadi lagi penggelembungan suara, perbedaan antara C-1 dengan Sirekap dan lainnya. Kita lihat sih di tempat lain seperti itu dan itu nyata, apalagi sudah marak di medsos juga," katanya.

Dia menegaskan akan mengawal jalannya Pemilu 2024 hingga tuntas. "Semoga pemilu selepas lima tahun ke depannya, lebih jujurlah. Tapi pemilu kali ini tetap harus kita kawal, tidak boleh kita diam," ujar Hartono.

Diketahui, terdapat lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) lanjutan yang digelar di Perumahan Arkadia, Kelurahan Pegangsaan 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kelima TPS itu yakni TPS 149 hingga TPS 153.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut