Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Penjaringan Sempat Menjalar ke Area Sekitar
Advertisement . Scroll to see content

Warga Kampung Rawa Indah Penjaringan Cari Sisa Barang Berharga Pascakebakaran

Sabtu, 07 Juni 2025 - 13:00:00 WIB
Warga Kampung Rawa Indah Penjaringan Cari Sisa Barang Berharga Pascakebakaran
Warga kampung Rawa Indah, Penjaringan, Jakarta Utara, kini sibuk mencari sisa-sisa barang berharga di tengah puing pascakebakaran, Jumat (6/6/2025). (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Warga kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, kini sibuk mencari sisa-sisa barang berharga di tengah puing pascakebakaran yang melanda wilayah tersebtu pada, Jumat (6/6/2025) siang. 

Pantauan iNews.id di lokasi, hampir seluruh bangunan rumah warga hancur akibat kebakaran. Kini yang tersisa hanyalah fondasi rumah.

Banyak warga di lokasi yang sibuk membersihkan reruntuhan puing sambil mencari barang yang masih memiliki nilai jual. 

"Ya ini sisa kompor doang, rak piring, per kasur, pokoknya yang besi-besi kita jual (ke tukang rongsok). Laku Rp30.000 kali, asal buat beli beras aja, gorengan," ujar salah warga, Jumah (50).

Warga kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, tengah mencari barang-barang yang dari reruntuhan bangunan pascakebakaran hebat yang melanda wilayah tersebut, Jumat (6/6/2025) kemarin. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Warga kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, tengah mencari barang-barang yang dari reruntuhan bangunan pascakebakaran hebat yang melanda wilayah tersebut, Jumat (6/6/2025) kemarin. (Foto: Danandaya Arya Putra)

Dia mengaku kaget, saat siang hari api di sekitar rumahnya tiba-tiba membesar. Dia bersama keluarganya pun hanya bisa lari untuk mengevakuasi mandiri saat itu.

Dia berharap pascakebakaran ini, pemerintah bisa mencari solusi terbaik untuk warga kampung Rawa. Saat ini, warga membutuhkan bantuan berupaya pakaian.

"Kita nggak ada sandal nih, baju masih kurang. Ibu nunggu aja di sini, belum tidur, nunggu barangkali ada yang bisa dibawa. Pusing, boro-boro buat bangun rumah lagi, makan saja susah," ucapnya.

Adapun, kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Gang Damai RT 017/RW 004, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (6/6) lalu menimbulkan dampak kurang baik bagi warganya. BPBD Jakarta mencatat 500 rumah hangus terbakar akibat musibah itu.

"Kebakaran menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen yang berada di kawasan padat tersebut. Selain itu, 3 unit lapak warung serta 1 unit gudang turut terdampak dalam kejadian ini," ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji dalan keterangan tertulisnya, Sabtu (7/6/2025).

Meski tak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran ini mengharuskan 2.000 orang mengungsi. Kini ribuan jiwa tersebut ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di lahan milik PT DHI.

"Jumlah pengungsi sementara tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa," katanya.

BPBD DKI Jakarta langsung mengaktifkan mekanisme tanggap darurat untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi agar dapat segera terpenuhi.

“Kami memastikan bantuan logistik yang diberikan mencakup kebutuhan paling mendesak, termasuk air minum, perlengkapan anak, serta kebutuhan keluarga dan hunian sementara. Kami juga terus berkoordinasi dengan lintas sektor agar penanganan berjalan efektif,” katanya.

Pihaknya juga telah mendistribusikan bantuan logistik antara lain 100 dus air mineral, 55 paket kidsware, 19 paket family kit, serta 4 lembar terpal untuk mendukung kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, begitu pula dengan estimasi total kerugian yang masih dalam proses perhitungan. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut