Viral Penumpang KRL Diduga Alami Pelecehan Seksual, Korban Menangis Ketakutan!
JAKARTA, iNews.id - Viral insiden diduga pelecehan seksual terjadi di dalam gerbong KRL. Korban menangis ketakutan usai alami kejadian tidak menyenangkan tersebut.
Menurut informasi yang diterima iNews.id, insiden diduga pelecehan seksual di dalam KRL yang viral di media sosial itu terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Situasi di dalam gerbong super ramai.
Korban ialah pemilik akun Instagram @inanisaaaa_. Perempuan itu menunjukkan wajah diduga pelaku pelecehan seksual dalam konten video viral. Dia pun menjelaskan kronologi lengkap insiden yang dialaminya.
Berikut ini kronologi lengkap penumpang KRL diduga alami pelecehan seksual saat gerbong super ramai yang kasusnya viral di media sosial.
Viral Pelecehan Seksual di KRL, KAI Commuter Buru Pelaku dan bakal Blacklist!
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, insiden diduga pelecehan seksual di KRL ini terjadi pada Senin (9/3/2026), sekitar pukul 06.30 WIB di tengah kondisi gerbong yang padat.
Korban mengaku awalnya sempat mengira kontak fisik yang terjadi akibat kondisi kereta yang berdesakan. Namun, ia kemudian merasa ada tindakan yang tidak wajar dari seorang pria di belakangnya.
Kasus Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing, DPR bakal Rapat dengan Menpora hingga FPTI
Korban mengungkap pria tersebut diduga sengaja menempelkan tubuhnya sambil melakukan tindakan yang membuatnya tidak nyaman. Saat mencoba memastikan dengan membuka kamera ponselnya, ia mengaku sempat melihat pantulan wajah pria tersebut di layar.
Menurut pengakuannya, pria itu bahkan sempat berbicara kepadanya sambil terus melakukan kontak fisik yang tidak pantas. Korban mengaku sempat tidak mampu bereaksi karena merasa kaget dan takut.
7 Fakta Andhika Sudarman Dituduh Pelaku Pelecehan Seksual, Nomor 5 Paling Mengejutkan!
Situasi baru berubah ketika korban akhirnya memberanikan diri merekam kejadian tersebut menggunakan ponselnya dan berteriak meminta bantuan. Beberapa penumpang lain kemudian membantu menjauhkan korban dari pria yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual.
Namun korban menyayangkan bahwa dirinya saat itu yang justru diminta turun dari kereta oleh beberapa orang di dalam gerbong, padahal ia sedang terburu-buru menuju tempat kerja. Tapi, permintaan itu ditolak korban.
"Dan ada juga yang minta gua untuk turun, tapi pelaku tetap di KRL? Gua langsung bantah, ogah turun karena gua lagi buru-buru mau kerja dan harusnya pelaku dong yang turun?" kata korban, dikutip Rabu (11/3/2026).
"Gua gak tahu dia turun atau nggak, karena gua langsung dikasih seat dengan posisi gua yang gak bisa berhenti nangis sambil gemetar setelah ada kakak laki-laki blg 'Mba duduk aja di sana, orgnya lihatin terus soalnya'," tambah korban.
Akhirnya korban diberi tempat duduk oleh penumpang lain karena kondisinya yang masih syok dan menangis. Melalui unggahannya, korban juga menandai akun resmi KAI Commuter dan berharap ada perhatian lebih terhadap kasus-kasus pelecehan di transportasi publik.
Ia juga mengajak perempuan lain untuk lebih waspada dan berani melawan tindakan pelecehan. Korban menegaskan bahwa pengalaman seperti ini bukanlah aib bagi korban, melainkan musibah yang perlu disuarakan agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor: Muhammad Sukardi