Viral Pengunjung Taman Safari Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Pengelola Geram
BOGOR, iNews.id - Aksi pengunjung Taman Safari Indonesia memberi makan kuda nil menggunakan plastik viral di media sosial. Tindakan itu dikecam netizen.
Video pengunjung yang tega kepada kuda nil di Taman Safari dibagikan oleh akun Instagram @dashcam_owners_indonesia, Jumat (21/6/2024).
Dalam video tersebut, tampak mobil jenis LCGC berisi rombongan pengunjung mendekat ke salah satu kuda nil di Taman Safari. Awalnya tampak sebagian tangan dari penumpang yang keluar dari jendela mobil ingin memberikan wortel kepada kuda nil tersebut.
![]()
Baca JugaViral Logo NU Dipelestkan, Pemilik Akun X Dilaporkan ke Polrestabes Surabaya
View this post on Instagram
![]()
Baca JugaViral Beredar Bocoran Harga Tiket Konser Bruno Mars di Jakarta, Netizen Kaget Ada yang Hampir Rp8 Juta
![]()
Baca JugaViral Anjing Gigit Bocah di Jaksel, Pemilik Tanggung Biaya Pengobatan Korban
![]()
Baca JugaViral Logo NU Dipelesetkan Jadi Ulama Nambang, PBNU: Tak Etis
A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)
Sejurus kemudian, penumpang lain tampak melemparkan sekantung sampah ke dalam mulut kuda nil itu.
Video tersebut membuat netizen geram. Mereka meminta agar pengunjung tersebut diberikan sanksi tegas dan dilarang masuk ke Taman Safari Indonesia seumur hidup.
Merespons unggahan itu, Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor mengecam keras tindakan pengunjung tersebut. TSI menegaskan pihaknya menjunjung tinggi nilai konservasi dan perlindungan satwa.
"TSI sebagai lembaga konservasi yang menjunjung tinggi nilai konservasi dan perlindungan satwa mengutuk dan mengecam keras tindakan pengunjung tersebut," kata Head Media and Digital TSI Bogor Finky Santika dalam keterangannya, Jumat (21/6/2024).
Peristiwa itu diketahui terjadi pada 20 Juni 2024. TSI Bogor sedang melakukan penelusuran data lebih lanjut terkait pengunjung tersebut.
"Agar yang bersangkutan mendapatkan sanksi peringatan berupa penyataan maaf atas tindakannya tersebut. Sehingga bisa menjadi pelajaran bagi pengunjung lain untuk taat terhadap SOP," pungkasnya.
Editor: Rizky Agustian