Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Petugas Berjibaku Evakuasi Kereta Bandara usai Tertemper Truk di Poris Tangerang
Advertisement . Scroll to see content

Update Kecelakaan Kereta Bandara di Poris Tangerang: 1 Jalur Sudah Bisa Dilalui 

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:51:00 WIB
Update Kecelakaan Kereta Bandara di Poris Tangerang: 1 Jalur Sudah Bisa Dilalui 
Perjalanan Commuter Line Tangerang dari Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah bisa melintas menggunakan satu jalur secara bergantian. (Foto: Riyan Rizki)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Evakuasi Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masih berlangsung usai tertemper truk di lintas antara Stasiun Poris dan Batu Ceper, Kota Tangerang. Terbaru, satu jalur sudah bisa digunakan kereta secara bergantian, Jumat (20/2/2026) siang.

Berdasarkan informasi resmi dari PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter, perjalanan Commuter Line Tangerang dari arah Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah bisa melintas menggunakan satu jalur secara bergantian.

“Saat ini pukul 13.00 WIB perjalanan Commuter Line Tangerang dari arah Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah bisa melintas dengan menggunakan satu jalur secara bergantian dengan kecepatan terbatas di lokasi,” tulis keterangan KAI Commuter, Jumat (20/2/2026).

Sementara, berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat rangkaian KRL commuter line melintas menuju Stasiun Tangerang dengan kecepatan terbatas.

Tak hanya itu, para petugas pun masih melakukan penanganan untuk normalisasi perjalanan KRL lintas Tangerang.

Sebelumnya, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 06.05 WIB. Dia mengungkap, tabrakan tersebut berawal dari truk kontainer melaju dari arah Cipondoh menuju Daan Mogot.

“Di mana satu buah mobil kontainer dari arah Cipondoh mengarah ke Daan Mogot,” ujar dia.

Dia menambahkan, saat itu truk kontainer berukuran panjang tersebut sudah masuk ke rel kereta api. Akan tetapi, posisi dari bodi truk masih tertinggal di antara rel kereta.

“Pada saat lintasan kereta api bergerak, mobil masuk ke rel kereta api yang mana kepala mobil sudah melalui rel kereta, namun masih tertinggal bodi atau badan kontainer. Sehingga tidak sempat semuanya melaju,” kata dia.

Akibatnya, kecelakaan pun tak terhindarkan. Kontainer tersebut sempat tersebut 100 meter dari lintasan kereta api.

“Akhirnya badan kontainer tertabrak kereta api dan terseret kurang lebih 100 meter dari lintasan kereta api. Saat ini sedang mengevakuasi jalur rel kereta api untuk kita alihkan atau kita bersihkan lintasan kereta api supaya bisa terlintas kembali,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut