Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Dimakamkan di Bogor Besok
Advertisement . Scroll to see content

Unik, Pemkab Bogor Gelar Lomba Gali Kubur di 18 Tempat Pemakaman

Selasa, 29 Maret 2022 - 14:53:00 WIB
Unik, Pemkab Bogor Gelar Lomba Gali Kubur di 18 Tempat Pemakaman
Lomba gali kubur di Kabupaten Bogor (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor menggelar lomba gali kubur untuk petugas makam di TPU Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Lomba ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Bogor kepada tukang gali sebagai salah satu pahlawan selama menghadapi pandemi Covid-19.

"Lomba ini hanya sebagian kecil daripada bentuk apresiasi kami. Poinnya, kami ingin memberikan penghargaan kepada para penggali atas dedikasi yang diberikan," kata Kepala DPKPP Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Selasa (29/3/2022).

Para penggali kubur telah berjasa membantu Pemkab Bogor yang tak kenal lelah memakamkan masyarakat yang wafat akibat Covid-19. Bahkan, para penggali kubur pernah memakamkan hingga 50 jenazah dalam satu hari ketika kasus Covid-19 tengah mengganas.

"Perjuangan luar biasa, harus diapresiasi," tuturnya.

Dalam lomba ini, lanjut Ajat, ada delapan kelompok penggali kubur yang terlibat yakni dari TPU Jonggol, TPU Babakan Madang, TPU Rancabungur, TPU Bogor Asri, TPU Pondokrajeg, TPU Tajurhalang, TPU Cipenjo dan TPU Gunungputri. Panitia menilai kelihaian para penggali dalam menggali kubur tanpa diberikan alat ukur diharuskan menggali tanah dengan panjang 2 meter, lebar 80 centimeter dan dalam 150 centimeter.

"Keseluruhan ada 18 TPU yang seharusnya ikut lomba ini, tapi tidak semuanya terlibat karena beberapa wilayah masih kekurangan penggali," kata Ajat.

Tak hanya itu, panitia juga menilai kerapian, ketepatan penggunaan alat, kekompakkan dan kecepatan penggalian. Pada lomba ini, TPU Tajurhalang menjadi juara dan mendapat hadiah berupa uang tunai.

"Setiap kelompok ada 4 orang. Mereka diberikan tiga alat. Cangkul, garpu tanah dan golok atau alat selain itu. Yang pasti jumlah alatnya tiga," katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut