Tingkatkan Kualitas Pendidikan Usia Dini, Pemprov DKI Perluas Akses PAUD Negeri
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara tuntas dan berkualitas. Komitmen tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta 2017 - 2022, Kajian Strategis Daerah (KSD) Nomor 8 mengenai Peningkatan Akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Peningkatan Kesejahteraan Guru PAUD.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, tahun ini Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan gagasan pendirian PAUD negeri sebanyak 142 lembaga di sejumlah lokasi, yaitu 22 di kantor kecamatan, 100 di kantor kelurahan dan 6 di Pasar Jaya.
Kemudian, 1 di kantor dinas pendidikan, 1 di Masjid Hasyim Ashari dan 12 lembaga PAUD – SD Satu Atap dalam proses pendirian tahun ini.
“Langkah yang ditempuh untuk mewujudkan PAUD yang tuntas dan berkualitas, yakni pendirian PAUD di berbagai lokasi sebagai langkah pemerataan dan perluasan akses bagi masyarakat untuk memperoleh layanan PAUD” ujar Nahdiana di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
Kukuhkan Pokja PAUD, Anies Ingatkan Pentingnya Pendidikan Usai Dini
Menurutnya, wabah virus corona (Covid-19) berimbas pada sebagian kegiatan pendirian PAUD negeri. Dia menyampaikan, hingga September 2020, PAUD negeri yang siap melaksanakan KBM sebanyak 18 lembaga.
Lembaga tersebnut tersebar di sejumlah lokasi, yaitu 1 TPA di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, 4 TPA di Pasar Jaya, 1 SPS di Masjid Hasyim Ashari dan 12 PAUD – SD Satu Atap.
Sementara, 2019 kata dia terdapat 100 PAUD negeri terdiri dari 67 TK negeri, 13 TPA negeri dan 20 SPS negeri. Dia menyampaikan, 13 TPA dan 20 SPS negeri berlokasi di kantor balai kota, kantor wali kota, kantor kecamatan dan Pasar Jaya. Sehingga total PAUD negeri yang rencananya akan resmi didirikan 2020 sebanyak 242 lembaga.
"Selain kuantitas, kami juga berupaya meningkatkan kualitas dan sarana prasarana pendidikan, serta peningkatan peran ekosistem pendidikan dengan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya PAUD," ucapnya.
Dia menuturkan, seluruh PAUD negeri yang didirikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.
Penerimaan peserta didik memprioritaskan anak usia 5-6 tahun yang belum terdaftar pada lembaga PAUD manapun, berasal dari keluarga pra-sejahtera dan jarak tempat tinggal terdekat dari lokasi PAUD.
Selain itu Pemprov DKI juga berupaya meningkatkan kualitas dan sarana prasarana pendidikan, serta peningkatan peran ekosistem pendidikan dengan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya PAUD.
“Harapannya, pendirian PAUD Negeri ini dapat tepat sasaran dan mampu mendukung tumbuh kembang anak pada usia emas secara optimal. Semoga ikhtiar bersama seluruh pemangku kepentingan akan membuahkan hasil pendidikan terbaik bagi anak usia dini yang merupakan bentuk investasi pada generasi penerus bangsa," katanya.
Editor: Kurnia Illahi