Terminal Pulogebang Masih Sepi, Puncak Arus Mudik Diprediksi Mulai 17 Maret
JAKARTA, iNews.id - Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), belum mencatat lonjakan pemudik yang akan meninggalkan Jakarta pada musim mudik Lebaran 2026. Hanya saja, puncak arus mudik di Terminal Pulogebang diprediksi terjadi mulai 17 Maret 2026 mendatang.
"Untuk saat ini menurut pantauan kami dan data yang kami terima, untuk peningkatan belum terlihat secara signifikan ya," ujar Komandan Regu (Danru) Terminal Terpadu Pulogebang Anwar Mansyur saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/3/2026).
Untuk saat ini, kata Anwar, ada 120 bus yang mengangkut 635 penumpang tinggalkan Jakarta. Jumlah ini didapat dari hasil pendataan pukul 00.00-14.00 WIB.
"Untuk data hari ini yang berangkat yang update-nya ya, dari pukul 00:00 sampai dengan sekarang, 120 bus yang berangkat dengan penumpangnya berjumlah 635 penumpang," tuturnya.
Tips Mudik Aman bagi Penderita Asam Lambung, Ini Harus Diperhatikan agar Perjalanan Nyaman
Dia berkata, jumlah itu masih bisa bertambah seiring berjalannya waktu. Sementara data kemarin, kata dia, jumlah penumpang yang tinggalkan Jakarta lebih dari 1000 orang.
"Kalau untuk kemarin itu masih kisaran 1.600 (penumpang) ya. Itu selama 24 jam ya, 1.600," ucapnya.
Pengumuman! Pendaftaran Mudik Kapal Laut Gratis Dibuka, Tersedia 69.232 Tiket
Kemenhub Sediakan 28.000 Tiket Mudik Motor Gratis, Simak Cara Daftarnya
Anwar memperkirakan puncak arus mudik lebaran mulai terjadi pada 17 Maret 2026.
"Jadi menurut perkiraan kami, untuk puncak arus mudik di Terminal Pulogebang ini mungkin terjadi antara tanggal 17, 18, 19 (Maret 2026)," kata dia.
Dia menjelaskan, perkiraan itu didasari lantaran Kemenhub menggelar mudik gratis di Terminal Pulogebang.
"Di saat tanggal tersebut juga ada kegiatan mudik gratis yang diadakan oleh Kemenhub yang kebetulan kita sebagai pengelola terminal ketempatan untuk pemberangkatan mudik gratis tersebut," katanya.
Editor: Rizky Agustian