Temani JK Jalan Santai, Anies Puji Warga Sulawesi Selatan
JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menikmati Minggu pagi dengan jalan santai bersama keluarga besar Sulawesi Selatan di Lapangan Monumen Nasional (Monas). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara ini dan menemani JK berjalan pagi. Terlihat pula Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Ketua Mahkamah Agung M Hatta Ali.
Anies mengatakan, jalan santai yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini merupakan ajang untuk mermperkuat tali silahturahmi antar warga masyarakat Sulawei yang berada di Jakarta.
"Kegiatan ini membantu kita semua dalam menguatkan tali silatuhrami, ini juga pengikat hubungan antarwarga. Orang Makassar ada di mana mana, sampai di Jakarta ada Kecamatan Makassar. Itu menandakan orang Makassar hadir di berbagai tempat," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (25/3/2018)
Anies mengatakan, masyarakat Sulawesi Selatan di Jakarta memiliki sifat pekerja keras karena sesuai dengan prinsipnya ”sekali layar berkembang pantang kembali”. "Ini bisa jadi satu inspirasi, bahwa masyarakat Sulsel adalah para pekerja keras yang pantang menyerah" kata dia.
Bahkan tak hanya di Indonesia, Anies menyebut bahwa di negara-negara lainpun banyak warga masyarakat dari Makassar dan Bugis yang berkumpul dan bergenerasi.
"Keluarga Sulsel itu di Jakarta bukan baru, tapi sudah lama. Bahkan banyak tempat-tempat yang masyarakat Bugis dan Makassar itu sudah bergenerasi, baik di Jakarta Selatan atau Jakarta Utara, di Kalibaru sana banyak yang bicaranya masih pakai bahasa Bugis," kata dia.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun mengucapkan terima kasih kepada warga Sulsel di Jakara untuk mau ikuti peraturan hingga turut memajukan Jakarta.
Setelah memberikan sambutan, JK, Anies dan para pejabat yang hadir membuka acara yang dikuti ratusan peserta tersebut. Mereka juga tampak berbincang-bincang santai sambil sesekali menyapa warga yang beraktivitas di Monas hingga Bundaran HI.
Editor: Zen Teguh