Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Selokan Air Gambir
Advertisement . Scroll to see content

Tak Jualan Seminggu, Pedagang Sayur di Bogor Ditemukan Tewas di Kontrakan

Jumat, 20 September 2024 - 17:21:00 WIB
Tak Jualan Seminggu, Pedagang Sayur di Bogor Ditemukan Tewas di Kontrakan
Warga Bogor Barat temukan jasad pedagang sayur di kontrakannya (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Pemuda berinisial DP (20), ditemukan tewas dalam kontrakannya di wilayah Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Pedagang sayur ini sebelumnya tidak berjualan selama seminggu dan tidak keluar rumah.

Jasadnya kini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Lurah Cilendek Timur Dedy Rusmana mengatakan jasad DP ditemukan oleh warga, Jumat (20/9/2024) pukul 13.00 WIB. Awalnya, warga mencium mencium aroma bau busuk yang menyengat dari kontrakannya.

"Kejadiannya juga saya tahu dari warga, baru ketauan tadi ada informasi dari warga setelah Jumatan ada yang melihat karena sengatan bau," kata Dedy, Jumat (20/9/2024).

Ketika diperiksa, kondisi pemuda yang diketahui pedagang sayur asal Cilacap, Jawa Tengah itu sudah meninggal dunia dalam posisi tergantung. Temuan itu langsung dilaporkan kepada kepolisian.

"Bukan warga sini, dia ngontrak di sini. Warga Cilacap, laki-laki kurang lebih 20 tahun. Informasi dia kerjanya tukang sayuran ya jualan," tuturnya.

Selanjutnya: Kesaksian Teman Korban

Di lokasi yang sama, rekan DP, Abdul Hadi mengatakan sudah cukup lama tidak bertemu dengan almarhum yakni sejak satu minggu yang lalu.

"Terakhir ngelihat seminggu yang lalu sekitar jam 02.00 WIB pagi," ucap Abdul.

Ia pun tidak mengetahui pasti penyebab dugaan DP nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Hanya saja, dirinya menduga terkait dengan sangkutan utang dengan keluarganya.

"(Diduga) sangkutan sama keluarganya, beliau cerita, berapa duit kata saya? Ada beberapa juta, mungkin desakan dari situ juga yang saya tahu," katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut