Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sungai Cisadane Tercemar Cairan Kimia, Rano Karno Perintahkan Tutup Aliran ke Kali Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Sungai Cisadane Tercemar Cairan Kimia, Rano Karno: 5.000 Ikan Sapu-Sapu Mati

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:07:00 WIB
Sungai Cisadane Tercemar Cairan Kimia, Rano Karno: 5.000 Ikan Sapu-Sapu Mati
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pencemaran kimia di Sungai Cisadane berbuntut serius. Ribuan ikan dilaporkan mati akibat terkontaminasi cairan kimia imbas kebakaran gudang pestisida di kawasan Tangerang.

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno pun langsung mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penutupan aliran Sungai Cisadane yang mengarah ke kali-kali di Jakarta guna mencegah dampak lebih luas ke masyarakat.

Rano mengatakan, instruksi penutupan dilakukan agar aliran kali di Jakarta tidak ikut tercemar bahan kimia berbahaya.

"Kira-kira seminggu yang lalu jam 2 pagi saya perintahkan PDAM untuk menutup sungai dari daerah Cisadane, karena apa? Sungai Cisadane terkontaminasi kimia," kata Rano di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026).

Dia menjelaskan, pencemaran bermula dari kebakaran sebuah toko di wilayah Kabupaten Tangerang. Saat proses pemadaman berlangsung, cairan kimia dari lokasi kebakaran terbawa air dan mengalir ke Sungai Cisadane yang berada tepat di belakang bangunan tersebut.

"Sebuah toko yang kebakaran di daerah Kabupaten Tangerang, disemprot sama pemadam kebakaran, lupa kalau di belakang ada sungai," kata Rano.

Akibat pencemaran itu, ribuan ikan ditemukan mati. Bahkan, menurut Rano, jumlahnya mencapai lebih dari 5.000 ekor ikan sapu-sapu.

"Akibatnya apa? Mungkin lebih dari 5.000 ikan sapu-sapu meninggal. Kita bisa bayangin, ikan sapu-sapu saja mati, bagaimana sama kita kalau kita nggak tahan," ujar dia.

Penutupan aliran dilakukan sebagai langkah antisipasi agar pencemaran tidak berdampak pada kualitas air di Jakarta serta melindungi masyarakat dari risiko paparan zat kimia berbahaya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut