Siswa Diduga Positif Covid-19, SMAN 6 Jakarta Selatan Ditutup Sementara
JAKARTA, iNews.id - Sekolah Menengah Atas (SMA) 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ditutup untuk sementara. Pasalnya, adanya temuan siswa yang diduga terpapar Covid-19. Siswa itu terpapar di luar kegiatan sekolah.
"SMA 6 yang baru ditutup kemarin karena kasus covid-19," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jaksel, Abd Rachem, Sabtu (15/1/2022).
Rchem menambahkan, waktu penutupan sekolah itu bergantung jumlah orang yang terpapar Covid-19. Apabila hanya kasus personal, penutupan sekolah berlangsung selama sekitar tiga hari.
"Jika kasus klaster ditutup selama sekitar lima hari," katanya.
Dugaan Pungli di SMAN 22 Bandung, Kadisdik Jabar: Sanksi, Tunggu Gelar Perkara
Sementara itu, Kepala SMA 6, Wanito Handoyo mengatakan, kasus Covid-19 ditemukan pada seorang siswa kelas I. Hasilnya, pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah diliburkan selama lima hari.
Adanya seorang siswa kelas 1 SMA 6 terpapar covid-19 itu diketahui setelah pihak sekolah menerima informasi dari puskesmas pada Kamis, 13 Januari 2022.
Puluhan Siswa SMAN 1 Ciamis Terluka Usai Disiksa Senior, Ini Kata Kadisdik Jabar
"Informasi itu tentang hasil tes PCR yang menyatakan siswa tersebut positif Covid-19," kata dia.
Dia melanjutkan, satu anak dari klastser keluarga. Terpaparnya murid itu berawal pada Senin (10/1/2022) saat orang tua murid itu izin jika anaknya akan tes PCR. Selanjutnya, pada Kamis (13/1/2022) ternyata hasilnya positif.
Hari Pertama PTM 100 Persen, Begini Suasana di SMAN 2 Cirebon
"Dari puskesmas menghubungi kami," katanya.
Dia menambahkan, siswa itu terpapar Covid-19 biasa atau bukan varian Omicron. Sementara penghentian kegiatan di SMA 6 selama lima hari itu juga berdasarkan acuan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto