Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Mobil Lawan Arah di Gunung Sahari Berujung Diamuk Massa, Ini Kata Kapolres
Advertisement . Scroll to see content

Senpi Mainan hingga Golok Ditemukan dalam Mobil Lawan Arah di Jakpus, Buat Apa?

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:53:00 WIB
Senpi Mainan hingga Golok Ditemukan dalam Mobil Lawan Arah di Jakpus, Buat Apa?
Mobil Toyota Calya yang melawan arah hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi menemukan senjata api (senpi) mainan dalam mobil Toyota Calya yang melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus). Selain itu, ditemukan juga senjata tajam jenis golok dan badik dalam mobil tersebut.

"Juga ditemukan ada satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik. Itu yang kami temukan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin kepada wartawan, dikutip Kamis (26/2/2026).

Dia mengatakan, penanganan temuan senjata tersebut dilimpahkan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Sedangkan pihaknya fokus pada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi.

"Untuk selanjutnya mengingat ada rangkaian termasuk beberapa alat bukti yang kami temukan di kendaraan, kami limpahkan ke Reserse Jakarta Pusat untuk dilakukan pendalaman," ucap dia.

Menurut Komarudin, peristiwa mobil melawan arah ini bermula ketika petugas melihat aksi ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengemudi. Petugas yang sedang mengatur lalu lintas saat itu sempat memberhentikan aksi membahayakan itu, namun tidak diindahkan pengemudi tersebut.

"Petugas kami menemukan ada perilaku pengendara yang ugal-ugalan. Ya, di tengah kepadatan, petugas meminta untuk menghentikan kendaraan tapi justru malah menambah kecepatan, berupaya untuk menghindar, masuk ke ruas Jalan Gunung Sahari 4," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut