Sandi Sebut Angka Kemiskinan Jakarta Tidak Turun 10 Tahun Terakhir
JAKARTA,iNews.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertemu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di balaikota, Rabu (15/11/2017). Dia mengaku mendapat laporan bahwa angka kemiskinan di Jakarta tidak pernah turun selama kurun waktu 10 tahun.
“Walaupun angkanya terendah se-nasional, tetapi dalam 10 tahun terakhir tidak pernah turun,” ujar Sandi mengutip laporan TNP2K.
Menurut dia, Jakarta saat ini memang sedang bergerak menjadi kota modern. Salah satunya gencar membangun infrastruktur. Sayangnya, pertumbuhan tersebut tidak membawa perubahan signifikan dalam penurunan angka kemiskinan.
“Angka kemiskinan di Jakarta per Maret 2017 diangka 3,77 persen. Memang terendah se-Indonesia, tetapi ini gak pernah turun sepuluh tahun teakhir,” katanya.
Dalam upaya menekan angka kemiskinan, kata Sandi, Pemprov akan menerapkan dua strategi pokok, yakni meringankan beban penduduk miskin dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui program bersinergi dengan pemerintah pusat. Khususnya bidang pendidikan dan kesehatan.
“Kami akan ubah lima tahun ke depan. Lembar baru program kami adalah memfokuskan pendidikan dan kesehatan,” lanjut dia.
Pemprov mengaku akan terus berkoordinasi dengan TNP2K untuk menanggulangi kemiskinan di Jakarta. Dia juga menyebut Jakarta Smart City akan dimanfaatkan untuk memantau angka kemiskinan.
Malam ini, kata dia, pihaknya akan memenuhi undangan pemerintah Dubai, salah satunya membahas rencana membangun perekonomian di Jakarta dalam lima tahun ke depan.
“Kami juga akan bahas rancangan insfrastruktur hingga kawasan transit oriented development (TOD),” tandasnya.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto