RK Janji Tak Tinggalkan Budaya Betawi meski Ingin Bangun Jakarta Jadi Kota Global
JAKARTA, iNews.id - Ridwan Kamil (RK) bertekad membangun Jakarta menjadi kota global usai tak lagi menyandang status ibu kota. Kendati demikian, dia berjanji tidak akan meninggalkan kearifan lokal, salah satunya budaya Betawi.
"Jangan sampai (tujuan menjadikan Jakarta) kota global tercapai, tetapi meninggalkan identitas wilayah yang penuh dengan kearifan lokal, yaitu budaya Betawi,” kata RK dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/9/2023).
Mantan gubernur Jawa Barat itu bakal menemui warga Jakarta di semua daerah. Tujuannya agar visi misi yang diusung fokus pada penyelesaian persoalan masyarakat.
”Untuk belanja masalah, belanja aspirasi,” tuturnya.
Bersama Suswono, bakal calon gubernur Jakarta itu akan memberi atensi dan perhatian terhadap kelestarian budaya Betawi. Dia berkata, belanja masalah yang didapat lewat menyerap aspirasi masyarakat akan menjadi modal untuk menyusun visi dan misi untuk Jakarta lima tahun ke depan.
RK Tegaskan Tak Ajak JK Gabung Timses: Beliau Level Guru Bangsa
”Curhat-curhat (dari masyarakat) itu nanti akan kami bawa ke dalam visi misi selama lima tahun ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, RK akan menjadikan Jakarta sebagai kota berbasis layanan. Hal itu untuk memperbanyak lapangan kerja di Jakarta.
Riza Patria Yakin Pemilih Anies dan PKS Geser ke RK-Suswono di Pilgub Jakarta
Menurutnya, kota berbasis layanan lebih cocok untuk Jakarta agar menjadi kota wisata global.
"Kota industri sudah tidak cocok, lebih cocok kota-kota layanan, kota-kota wisata global, sehingga bisa menghadirkan lapangan pekerjaan," kata RK di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (6/9/2024).
RK Temui JK, Dititipi Pesan Benahi Wilayah Kumuh hingga Kemacetan
RK menegaskan akan lebih fokus memperhatikan masalah pengangguran di Jakarta setelah kota ini tidak lagi menjadi ibu kota.
"Jadi saya kira itu juga akan jadi perhatian, karena pengangguran jadi objek di hasil survei problem kita," ujarnya.
Editor: Rizky Agustian