Respons RK soal Parpol KIM Plus Tak Usulkan Heru Budi Jadi Pj Gubernur Jakarta
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak delapan fraksi di DPRD Jakarta yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus kompak tak mengusulkan Heru Budi Hartono untuk kembali menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Bagaimana respons Bakal Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil?
RK mengaku tak begitu mengikuti dinamika politik di Jakarta. Dia hanya mengetahui kabar Heru Budi tak diusulkan parpol KIM Plus lewat berita.
"Saya tidak hafal, tidak ikut di politik lokalnya. Saya tidak bisa menjawab, saya cuma baca berita juga yang saya tahu Pak Heru tidak diusulkan oleh DPRD," ujar RK di kawasan Gelora Bung Karno (RK), Jakarta, Senin (16/9/2024).
Meski begitu, dia menerangkan usulan nama pj gubernur tak hanya melalui DPRD, namun bisa lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia menegaskan tetap mendoakan Heru terlepas apapun hasilnya nanti.
"Saya doakan yang terbaik buat beliau, karena beliau sahabat saya juga," tutur dia.
Ridwan Kamil Sebut 70 Persen Tim Pemenangan Diisi Anak Muda
Diketahui, KIM Plus kompak mengusulkan nama Teguh Setyabudi, Tomsi Tohir, dan Akmal Malik sebagai calon pj gubernur DKI Jakarta. Selain itu, ada nama lain yang juga diusulkan oleh segelintir parpol KIM Plus, yakni Pj Gubernur Papua Selatan Rudy Sufahriadi yang diusulkan PKS, dan Sekda DKI Joko Agus Setyono oleh NasDem.
Mengingat jumlah partai dalam KIM Plus menjadi mayoritas di DPRD, akhirnya Teguh Setyabudi, Akmal Malik, dan Tomsi Tohir ditetapkan sebagai tiga nama calon usulan DPRD DKI.
Ridwan Kamil Optimistis Menang Satu Putaran di Pilgub Jakarta
Ketiga nama itu diusulkan ke Kemendagri untuk menjadi pertimbangan dalam menentukan Pj Gubernur Jakarta pengganti Heru Budi Hartono.
Adapun nama Heru Budi hanya diusulkan oleh PDIP yang berada di luar KIM Plus.
Silaturahmi Partai Koalisi Pendukung Ridwan Kamil - Suswono
Editor: Rizky Agustian