Pramono Targetkan MRT Fase 2A Beroperasi hingga Harmoni Akhir 2027
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan proyek MRT Fase 2A telah mencapai 59 persen. Hal ini disampaikan Pramono usai mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Stasiun MRT Sawah Besar hingga Stasiun MRT Harmoni, Selasa (12/5/2026).
Pramono mengatakan, proyek MRT Fase 2A ditargetkan akan selesai hingga Stasiun Harmoni pada pertengahan 2027 dan beroperasi paling lambat di akhir tahun yang sama.
“Kami meninjau lokasi mulai dari Sawah Besar hingga Harmoni. Secara keseluruhan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 59 persen. Berdasarkan informasi dari Direktur Utama MRT Jakarta, proses commissioning akan dimulai pada pertengahan 2027, dengan target operasional hingga Harmoni paling lambat akhir 2027,” ujar Pramono.
Politisi PDIP itu menambahkan, pembangunan jalur lanjutan menuju kawasan Kota Tua ditargetkan selesai pada akhir 2029. Dengan begitu, seluruh ruas utama Fase 2A sepanjang 22,2 kilometer (km) diharapkan rampung pada tahun tersebut.
Pramono Dampingi Gibran Cek Proyek MRT Bundaran HI-Kota: Beliau Gembira dan Puas
“Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melanjutkan proyek MRT rute Timur–Barat yang kini memasuki tahap pembebasan lahan, penetapan trase, dan penentuan titik stasiun. Jika seluruh proses berjalan lancar, segmen pertama ditargetkan beroperasi pada 2030,” tuturnya.
Dia menyebut, konstruksi Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar menjadi yang terdalam, yakni mencapai 28 meter di bawah permukaan tanah. Sebanyak 3.800 pekerja yang terlibat dalam proyek ini seluruhnya merupakan putra-putri Indonesia.
Gibran Puji Pekerja Proyek MRT Bundaran HI-Kota: Progres Sesuai Timeline
Sementara itu, Wapres Gibran mengapresiasi progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, termasuk kinerja jajaran MRT Jakarta dan para pekerja konstruksi.
“Ini merupakan proyek kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Secara keseluruhan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 59 persen. Pada akhir 2027, jalur Bundaran HI–Monas akan tersambung dan mulai beroperasi, kemudian dilanjutkan hingga Stasiun Kota pada akhir 2029,” ucap Gibran.
Gibran Cek Proyek MRT Bundaran HI-Kota: Progres yang Luar Biasa Sekali
Gibran juga mengapresiasi inovasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengembangan layanan transportasi publik, termasuk kebijakan pembebasan tarif bagi 15 golongan masyarakat, seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Menurutnya, pengembangan transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kawasan aglomerasi menjadi sangat penting.
Editor: Aditya Pratama