Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guru Diduga Lecehkan Siswi di Jaktim, Pramono: Tindak Tegas Tak Ada Kompromi!
Advertisement . Scroll to see content

Pramono soal Kemacetan Ibu Kota: Ada 4 Juta Orang Masuk ke Jakarta di Pagi Hari

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:39:00 WIB
Pramono soal Kemacetan Ibu Kota: Ada 4 Juta Orang Masuk ke Jakarta di Pagi Hari
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait kemacetan yang terjadi di Ibu Kota. (Foto: iNews.id/Danandaya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait kemacetan yang terjadi di Ibu Kota. Ia menjelaskan hal itu kerap terjadi di waktu pagi dan sore hari karena tingginya mobilitas dari daerah penyangga.

Menurut Pramono, ada sekitar 4 juta orang yang masuk ke Jakarta di pagi hari. Kemudian, pada sore hari mereka pulang ke kediaman masing-masing.

"Karena memang kemacetan selalu terjadi pada pagi hari atau sore hari ketika sekitar 4 juta orang masuk ke Jakarta dan kemudian kembali kediamannya masing-masing," ucap Pramono, Selasa (27/1/2026).

Pramono pun meminta agar warga meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum (Transum). Hal ini menurut Pramono mampu menekan angka kemacetan di Ibu Kota.

Apalagi, kata Pramono, konektivitas TransJakarta telah mencapai 92 persen. Pemprov DKI Jakarta bahkan akan membuka rute baru Transjabodetabek dari Blok M ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Jadi persoalan kemacetan di Jakarta kenapa kemudian transportasi umumnya, konektivitasnya kami perluas menjadi TransJabodetabek Termasuk kami sudah mengajukan untuk membuka dari Blok M ke Airport ke Soetta," ujarnya.

Selain itu, Pramono juga melanjutkan program gratis naik transportasi umum bagi 15 golongan pada tahun anggaran 2026. 

"15 golongan kita gratiskan. Tentunya sebagai pemerintah di Jakarta kami berharap orang Semakin banyak memanfaatkan itu," ucap dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut