Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Tersangkut di JPO Jalan Tendean Belum Dievakuasi, Lalu Lintas Macet Parah
Advertisement . Scroll to see content

Pramono soal JPO Tendean Ditabrak Truk: Sopir Teledor Muatan Lebihi Kapasitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:34:00 WIB
Pramono soal JPO Tendean Ditabrak Truk: Sopir Teledor Muatan Lebihi Kapasitas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai kecelakaan truk yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terjadi akibat keteledoran sopir. Dia mengatakan truk itu membawa alat berat yang melebihi kapasitas

"Berkaitan dengan kerusakan JPO di Tendean, yang memang betul-betul, pasti ini karena keteledoran dari pengemudi," kata Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2026).

Menurut Pramono, truk tersebut mengangkut alat berat dengan tinggi yang melebihi batas sehingga menghantam bagian bawah JPO. Akibat benturan tersebut, JPO rusak dan nyaris ambruk.

"Membawa alat berat yang melebihi kapasitas tingginya, sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa," ujarnya.

Usai kejadian, Pramono telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera menangani dampak kecelakaan, termasuk mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

"Saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan, kemudian OPD terkait untuk membantu membuka kelancaran lalu lintas yang ada di JPO Tendean tersebut," katanya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 30 personel untuk mengatur lalu lintas di kawasan terdampak. 

Petugas disiagakan di empat titik, yakni Underpass Mampang, Flyover Mampang, kawasan JPO Tendean, serta Simpang Lampu Merah Pasar Santa guna mengantisipasi kemacetan akibat insiden tersebut.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut