Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono bakal Libatkan Ahli usai Dikritik MUI terkait Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Siapkan PPSU Khusus untuk Lanjutkan Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 - 01:07:00 WIB
Pramono Siapkan PPSU Khusus untuk Lanjutkan Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu
Gubernur Jakarta Pramono Anung ikut dalam kegiatan bersih-bersih ikan sapu-sapu (foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan membentuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) khusus yang menangani permasalahan ikan sapu-sapu di ibu kota. Adapun, Pemprov DKI Jakarta diketahui telah melakukan operasi serentak penangkapan ikan sapu-sapu di lima wilayah pada Jumat (17/4/2026) lalu. 

"Jakarta akan punya PPSU untuk secara berkala membersihkan ikan sapu-sapu di Jakarta. Sebab kalau tidak, maka ekosistem air Jakarta pasti akan rusak," ujar Pramono di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).

Pramono menambahkan, populasi ikan sapu-sapu di kali atau sungai ibu kota telah melebihi 60 persen. Bahkan, berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), angkanya sudah di atas 70 persen.

"Memang ikan sapu-sapu ini di biotik air Jakarta sudah lebih dari 60 persen. Bahkan KKP sebenarnya melaporkan ke saya lebih dari 70 persen, tapi saya belum terlalu meyakini dan saya menyampaikan kemarin lebih dari 60 persen," kata dia. 

Politisi PDIP itu menyebut, berdasarkan hasil operasi serentak Jumat (17/4/2026), pihaknya berhasil menangkap 6,5 ton ikan sapu-sapu. Khusus penangkap di Kali Jakarta Selatan ikan sapu-sapu yang ditangkap mencapai 3,5 ton.

"Ketika baru satu hari kita mengadakan pembersihan, yang paling utama di Jakarta Selatan itu lebih dari 3,5 ton (terkumpul) dan total hampir 6,5 ton ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap," katanya. 

Dia menyebut, penangkapan ikan sapu-sapu akan menjadi agenda rutin yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sebab, keberadaan ikan sapu-sapu kini sudah mengganggu ekosistem perairan Ibu Kota.

"Untuk ini tidak bisa kemudian dilakukan secara parsial, kami akan melanjutkan," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut