Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Perintahkan Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan: Jangan Tunggu Jadi Pulau Dulu

Selasa, 09 Juni 2026 - 02:01:00 WIB
Pramono Perintahkan Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan: Jangan Tunggu Jadi Pulau Dulu
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta membersihkan sampah di pesisir Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, secara rutin. Dia meminta pembersihan harus segera dilakukan tanpa menunggu sampah menumpuk.

"Saya sudah meminta untuk Muara Angke ini secara rutin untuk dibersihkan, karena jangan sampai seperti kemarin yang sudah menjadi seperti pulau baru dibersihkan," ujar Pramono, dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Selasa (9/6/2026). 

Secara geografis, kata dia Muara Angke menjadi hilir dari 13 sungai di Jakarta. Sehingga di kawasan ini selalu terdapat sedimentasi sampah yang sudah berlangsung lama. 

Namun, dia memastikan tumpukan sampah di pesisir Muara Angke telah dibersihkan. Proses pembersihannya pun membutuhkan waktu sekitar empat hari.

Sebelumnya, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris menjelaskan proses pembersihan sampah secara intensif telah dilakukan sejak Rabu (3/6/2026) lalu.

Afan memastikan seluruh tumpukan sampah yang mencemari lingkungan pesisir tersebut bersih total pada Sabtu (6/6/2026) sore.

"Secara keseluruhan, pekerjaan ini berlangsung mulai hari Rabu hingga Sabtu sore," kata dia.

Untuk menjaga kawasan tersebut tetap bersih, Dinas LH akan rutin melakukan inspeksi secara berkala.

Dalam proses pengerjaannya, Pemprov Jakarta mengerahkan 100 petugas untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut. Selain itu, proses pembersihan juga menggunakan sejumlah alat berat, di antaranya dua ekskavator amfibi serta tiga kapal untuk mengangkut hasil pengerukan sampah.

Meski demikian, Afan juga menyampaikan adanya tantangan dalam pengerjaannya. Salah satunya yakni kiriman sampah yang terus berdatangan.

Untuk mengantisipasinya, Pemprov DKI telah menyiagakan petugas di wilayah hulu untuk menyaring sampah-sampah tersebut.

"Kami terus mengaktifkan rekan-rekan yang bertugas di wilayah hulu melalui sekat maupun saringan sampah untuk mencegat agar sampah tersebut tidak bergerak sampai ke wilayah pesisir," tandasnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut