Pramono Minta Warga Lapor RT/RW sebelum Mudik: Jangan Sampai Kecurian lalu Salahkan Pemerintah
JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar warga yang tinggal di Jakarta dan hendak mudik ke kampung halaman untuk melapor ke RT/RW setempat. Dia mewanti-wanti jangan sampai menyalahkan pemerintah saat rumah kosongnya jadi sasaran pencurian karena tidak melapor.
"Kami meminta para pemudik sebelum pulang mereka lapor pada RT/RW setempat. Jangan sampai rumah ditinggalkan nggak ada yang dilaporkan, kemudian terjadi pencurian dan yang disalahkan adalah pemerintah pada tingkat RT/RW ataupun pada tingkat kelurahan," ujar Pramono, dikutip Minggu (8/3/2026).
Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jakarta bakal berkoordinasi dengan TNI-Polri dalam mengamankan Jakarta, baik selama libur Nyepi, bulan suci Ramadan, hingga libur Lebaran 2026 mendatang.
"Pengamanannya tentunya kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan juga dengan TNI untuk mengamankan Jakarta, tapi saya yakin karena ini sudah menjadi hal yang terus-menerus, saya meyakini tidak akan ada apa-apa," katanya.
Pramono Larang Mobil Dinas Pemprov Jakarta Dipakai Mudik, Siapkan Sanksi Berat!
Sementara itu, Pramono melarang penggunaan mobil dinas milik Pemprov Jakarta digunakan untuk mudik Lebaran 2026.
Pramono bakal menjatuhkan sanksi berat kepada pejabat Pemprov Jakarta yang kedapatan melanggar.
"Berkaitan mobil dinas untuk mudik, saya tidak izinkan. Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat. Jadi untuk mobil dinas bagi para pejabat DKI Jakarta sama sekali tidak diizinkan," ujarnya.
Editor: Reza Fajri