Pramono Ingin Kembangkan Bendungan Polor di Tangerang untuk Suplai Air Bersih Jakarta
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merencanakan pengembangan Bendungan Polor di wilayah Tangerang, Banten, sebagai salah satu suplai air bersih untuk kawasan DKI Jakarta. Kerja sama ini juga dinilai sebagai agar cakupan air bersih di Jakarta mencapai 100 persen pada 2029 mendatang.
Pramono mengaku telah menggelar diskusi dengan Gubernur Banten, Andra Soni terkait realisasi program ini. Dia meyakini apabila kolaborasi ini terwujud akan menguntungkan kedua belah pihak.
"Salah satu yang berat yaitu ketersediaan air bersih di Jakarta. Saya meyakini kalau Bapak Gubernur Banten dan jajaran pemerintah daerah, wali kota dan bupati menyetujui untuk Bendung Polor itu dikembangkan, maka akan memberikan keuntungan (bagi kedua pihak)," kata Pramono kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Pramono menjelaskan, Bendungan Polor merupakan fasilitas yang bisa menahan agar Tangerang tak terjadi banjir. Sementara, bagi Jakarta bendungan itu bisa dijadikan suplai air dengan dikelola PAM Jaya.
Penjualan Nikel Melejit, PAM Mineral Raup Laba Bersih Rp401,66 Miliar hingga Kuartal III 2025
"Bagi Banten karena mempunyai catchment area untuk menahan banjir. Bagi Jakarta, air tersebut bisa digunakan untuk menjadi air bersih yang akan dikelola oleh PAM Jaya. Nah, cara-cara seperti itulah yang akan saling menguntungkan," ujarnya.
Ini Alasan Layanan Air PAM Jaya Terganggu pada 31 Oktober hingga 1 November
Gubernur Banten, Andra Soni mengaku mendukung rencana pengembangan Bendungan Polor. Dia tak menampik tangkapan air di Bendungan Polor bisa dimanfaatkan untuk kepentingan suplair air bersih baik warga Banten dan Jakarta.
"Airnya itu sekarang diatur untuk sebagai daerah tangkapan air dan dikelola sebagai air baku untuk kepentingan warga Banten dan warga Tangerang, kurang lebih gitu," kata Andra.
Siap-Siap! Layanan Air PAM Jaya di 53 Wilayah Jakarta Terganggu Mulai Besok Malam
Editor: Aditya Pratama