Pramono bakal Tambah Petugas Bina Marga untuk Kebut Perbaikan Jalan Berlubang
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Dinas Bina Marga. Hal ini telah mendapatkan lampu hijau dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Namun, Pramono belum bisa menjelaskan secara rinci jumlah kebutuhan PJLP yang akan direkrut. Petugas baru ini nantinya akan membantu penanganan Jalan berlubang di Jakarta.
"Untuk PJLP jumlahnya berapa nanti akan diputuskan, tetapi memang dalam rapat saya sudah menyetujui untuk PJLP Bina Marga," ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026).
Dia menambahkan, jumlah petugas Bina Marga saat ini sebanyak 750 orang belum efektif untuk melakukan pekerjaan umum pada lima kota dan satu kabupaten di Jakarta. Maka dari itu, Pemprov DKI memerlukan tambahan personel.
Pramono Ganti Nama Stadion Ki Amat Jadi Meruya Sport Park: Namanya Terlalu Berat
Menurutnya, dengan jumlah PJLP di Bina Marga saat ini, sangat kurang jika harus dibagi ke lima kota dan satu kabupaten.
"Sangat kurang sekali," tuturnya.
Pramono Soroti Penyalahgunaan KJP jelang Ramadan, Tegaskan Larangan Digadaikan
Dalam kesempatan itu, Pramono mengatakan bahwa penambalan Jalan berlubang terus dikebut oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga. Setidaknya ada 6.000 jalan berlubang akibat banjir.
"Jadi sekarang ini penambalan itu dilakukan secara masif. Memang lubang-lubang yang pada waktu minggu lalu kita hitung ada 6.000, udah hampir sebagian besar kita tambal," ujarnya.
Dari ribuan titik Jalan berlubang, dia mengakui belum seluruhnya dilakukan penambalan. Maka dari itu, Jalan berlubang di Flyover Grogol bisa jadi titik yang belum ditambal.
"Bahwa apakah penambalan itu sudah menyelesaikan secara keseluruhan meng-cover Jakarta, saya harus mengatakan belum.
Jalan berlubang di Flyover Grogol ini pun sempat menyebabkan pengemudi ojek online (Ojol) terjatuh hingga tak sadarkan diri. Atas kejadian itu, Pramono menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan Pemprov DKI Jakarta tak memiliki niat sedikitpun untuk membiarkan terjadinya kecelakaan.
"Sehingga kalau ada peristiwa seperti yang terjadi di Grogol, ya itu adalah peristiwa yang tentunya Pemerintah Jakarta mohon maaf dan tidak ada keinginan sama sekali untuk membiarkan itu," tuturnya.
Selama proses penambalan Jalan berlubang di Ibu Kota, Pramono mengimbau agar para pengemudi untuk selalu berhati-hati dalam berkendara.
"Sehingga dengan demikian kami meminta kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta untuk tempat-tempat tertentu mereka untuk berhati-hati," pungkasnya.
Terpisah, melalui laman resminya, Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada pengemudi ojek online yang terjatuh di flyover Grogol, Jakarta Barat.
DBM sudah menangani titik jalan berlubang di lokasi kejadian pada Selasa (10/2) malam. Sebelumnya, pasukan kuning telah melakukan penandaan (marking) pada titik-titik jalan berlubang di Flyover Grogol sebagai langkah awal penanganan sekaligus untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan.
Pelaksanaan perbaikan dilakukan pada malam hari dengan mempertimbangkan keselamatan petugas, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat, agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan aktivitas warga.
Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen melakukan pemantauan dan perawatan jalan secara berkala. Penanganan cepat dan darurat tetap kami lakukan, termasuk di tengah kondisi musim hujan, sebagai upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.
Editor: Aditya Pratama