Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Motif Peneror Bom SD di Jaksel: Kesal gegara Masalah Seragam
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Ungkap Motif Pelaku Kirim Ancaman Teror Bom ke SD Jaksel: Hanya Iseng

Senin, 13 Juli 2026 - 17:55:00 WIB
Polisi Ungkap Motif Pelaku Kirim Ancaman Teror Bom ke SD Jaksel: Hanya Iseng
Tim Gegana dan Densus 88 menyisir SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan usai ancaman bom di hari pertama sekolah, Senin (13/7/2026). (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap MY (34), terduga pelaku pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap motif pelaku melakukan ancaman itu karena iseng.

"Untuk motif dari pelaku, sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Senin (13/7/2026). 

Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku. Polisi bersama Densus 88 Antiteror masih melakukan pendalaman, termasuk background pelaku. 

"Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Sebelumnya, ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan diterima melalui pesan WhatsApp (WA). Ancaman itu dikirimkan saat siswa dan guru tengah melakukan upacara di hari pertama sekolah setelah libur panjang. 

"Laporannya 07.30 tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru liat WA-nya kita langsung datang semuanya Camat Lurah," kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi saat dihubungi, Senin (13/7/2026). 

Nurma menerangkan, ancaman bom itu dikirimkan via japri kepada guru dan petugas tata usaha (TU). Pihak kepolisian kemudian langsung merapat ke lokasi. Para siswa dievakuasi untuk keluar lingkungan sekolah. 

"Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu," ujar dia. 

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror sudah melakukan penelusuran, dan hasilnya nihil ditemukan bom di lokasi. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyisiran. 

"Nihil tapi masih disisir, lagi disisir," jelas dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut