Penertiban Larangan Iklan Rokok, Satpol PP Sasar Warung dan Minimarket
JAKARTA, iNews.id - Satpol PP DKI Jakarta menertibkan iklan poster rokok di warung kelontong dan minimarket, Jumat (17/9/2021). Penertiban menyasar tempat usaha yang masih memajang produk rokok.
Kasatpol PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan, penindakan dilakukan merujuk Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 148 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggara Reklame.
"Sepanjang ada iklan rokok itu bagian dari objek penindakan termasuk yang dipajang di warung kelontong," ujar Budhy di Jakarta Timur, Jumat (17/9/2021).
Dia menjelaskan, aturan tersebut termaktub dalam Perda DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2015 tentang Larangan Penyelenggaraan Reklame Rokok dan Produk Tembakau Pada Media Luar Ruang.
PN Jaksel Gelar Sidang Perdana Praperadilan Tersangka Penodaan Agama Yahya Waloni
Selain itu, kata dia penindakan sesuai seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok yang ditetapkan guna membuat Jakarta bebas asap rokok.
"Jadi minimarket, pasar swalayan dan warung kelontong tidak boleh memasang iklan rokok dan memajang bungkus rokok," ucapnya.
Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kalideres Ludes Terbakar
Menurutnya, penindakan hanya berlaku kepada pelaku usaha yang memajangkan iklan poster rokok. Tindakan ini, lanjut dia guna engedukasi masyarakat agar tidak menarik perhatian untuk merokok.
"Artinya untuk menjual itu tidak dilarang hanya saja tidak memajang iklan rokok tersebut.Penindakan kita bersifat persuasif. Petugas menjelaskan dengan baik bahwa ada larangan untuk pemasangan iklan rokok," katanya.
Editor: Kurnia Illahi