Pemprov DKI Siapkan Stasiun Tanah Abang Terintegrasi Busway
JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus berupaya mengkaji formula tepat dalam menata Pasar Tanah Abang. Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengaku sudah mempersiapkan solusi terkait penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara itu. Hal ini diungkapkan Sandiaga usai menggelar rapat tertutup bersama seluruh stoke holder di Jakarta, Kamis (2/11/2017).
Ada dua formula yang akan diterapkan dalam menata PKL Pasar Tanah Abang. Yakni, solusi jangka pendek dan jangka panjang. Namun, Sandi masih enggan membeberkan formula yang dimaksudnya.
“Besok deh kita umumin. Untuk solusi jangka pendek merupakan breaktrough (terobosan) dan inovasi yang melibatkan seluruh stoke holder,” terang dia.
Untuk solusi jangka panjang, Sandi menyatakan akan melanjutkan kembali rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan stasiun dengan Blok G. Harapannya, arus lalu lintas pejalan kaki akan lebih tertib dan bisa mengurai ruas jalan.
“Ada usul juga mengubah flow lalu lintas dan meminjam lahan PT KAI untuk lahan parkar,” katanya.
Selain itu, Pemprov juga mempersiapkan Transit Oriented Development (TOD). Artinya, seluruh transportasi yang ada di sekitar kawasan Tanah Abang akan saling berintegrasi. Misalnya dengan menggandeng PT KAI agar dapat berintegrasi dengan Transjakarta.
“Ke depan Tanah Abang harus berbasis TOD, Tetapi untuk menuju ke sana, kita memiliki strategi yang bukan permanen. Ini akan menghadirkan ketidaknyamanan, pasti akan ada reaksi masyarakat,” terangnya.
Editor: Yudistiro Pranoto