Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Ustazah di Banjarbaru Tewas Dibegal, Kepala Dipukul Pakai Balok
Advertisement . Scroll to see content

Pemotor Tewas saat Berkendara di Karawang, Diduga Tersangkut Benang Layangan

Minggu, 03 Mei 2026 - 04:06:00 WIB
Pemotor Tewas saat Berkendara di Karawang, Diduga Tersangkut Benang Layangan
Ilustrasi mayat. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.id - Pemotor berinisial C (32) ditemukan tewas di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (30/4/2026) sore. Jasad buruh harian lepas itu ditemukan dalam kondisi di atas motor dan luka pada bagian leher.

Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Cep Wildan menyampaikan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi mengeluarkan banyak darah.

“Korban kemudian sempat dilarikan ke RSUD Karawang petugas dari Polsek Ciampel dan warga, namun setibanya di rumah sakit dinyatakan telah meninggal dunia,” kata Wildan dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, kata dia, korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum ditemukan tidak sadarkan diri. Dalam kondisi panik, korban mengaku terkena benang sebelum tak sadarkan diri.

“Keterangan tersebut diperoleh dari saksi B (54) dan R (49) yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian dan sempat mendengar teriakan korban,” ujar dia.

Wildan menambahkan, salah seorang saksi yang pertama kali melihat korban mengungkapkan saat didekati, darah sudah mengalir dari leher korban hingga membasahi pakaian. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Anggota Polsek Ciampel bersama Pamapta dan Tim Inafis Polres Karawang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan sejumlah saksi juga telah dilakukan penyelidik.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini dugaan sementara mengarah pada korban terjerat benang. Namun, penyidik kepolisian tetap membuka kemungkinan lain sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Lebih jauh, pihak keluarga korban menolak jenazah diautopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kami menghormati keputusan keluarga korban yang menolak autopsi. Namun demikian, kami tetap mengumpulkan informasi dan keterangan yang ada guna memastikan tidak adanya unsur lain dalam kejadian ini,” jelas dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut