Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JPO Penghubung JIS-Ancol Dibangun, Pramono Yakin Ubah Wajah Jakarta Utara
Advertisement . Scroll to see content

Pembalap : Trek Balap Jalanan di Ancol Aman Pakai Ban Gede, Ban Kecil Rawan Terpental

Senin, 10 Januari 2022 - 19:44:00 WIB
Pembalap : Trek Balap Jalanan di Ancol Aman Pakai Ban Gede, Ban Kecil Rawan Terpental
Pengecekan trek balapan jalanan di Jalan Inspeksi Kali Ancol di Jakarta Utara menghadirkan perwakilan IMI Rifat Sungkar dan pembalap Angga Abdillah, Senin (10/1/2022). (Foto: Okto Rizki Alpino).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jalan Inspeksi Kali Ancol di Jakarta Utara lima hari lagi resmi menjadi trek balap jalanan. Trek ini  untuk memfasilitasi potensi olahraga otomotif di Tanah Air, khususnya di Ibu Kota.

Pengecekan trek balapan lurus (drag race) dilakukan, Senin (10/1/2022). Dalam pengecekan ini menghadirkan perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Rifat Sungkar serta pembalap Angga Abdillah. Mereka sengaja diundang untuk melihat dan memastikan kelayakan fasilitas balap tersebut.

"Rencana persiapan launching dimulai hari ini. Tentunya di awal, disiapkan fasilitas sarana-prasarana agar pengamanan (safety) balapan ini bisa berjalan dengan baik," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara Komisaris Polisi I Gusti Sunawa Gusti di Jakarta Utara, Senin (10/1/2022).

Pada kesempatan itu, Angga menilai trek di Jalan Inspeksi Kali Ancol belum memadai untuk digunakan pengereman menggunakan sepeda motor balap dengan ban kecil.

Pembalap yang berkecimpung di komunitas balap jalanan itu menilai, Jalan Inspeksi Kali Ancol tidak rata sehingga cukup rawan ketika mengerem dengan sepeda motor ban kecil.

"Kalau pakai ban gede, sampai pengereman aman. Kalau ban kecil berisiko motornya rawan terpental," ucap Angga.

Sementara mantan pereli nasional Rifat Sungkar menyampaikan, untuk jarak 500 meter itu aman balapan di sana. Namun, jika finis dengan kecepatan tinggi, masih dibutuhkan trek pengereman lagi sekitar 300 meter.

"Sepanjang 500 dan 300 meter itu jalannya harus mulus semua. Ternyata ditemukan titik gelombang untuk diperbaiki. Ini yang kami coba temukan hari ini adalah bagaimana solusinya. Panjangnya cukup, tetapi di titik-titik tengah perlu ada perbaikan," kata Rifat.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut