Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ibu dan Anak di Koja Dilempar Bom Molotov Saat Naik Motor, Pelaku 4 Orang Diburu Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Pelempar Molotov di Koja Jakut Terus Diburu, Tak Ditemukan di Rumah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03:00 WIB
Pelempar Molotov di Koja Jakut Terus Diburu, Tak Ditemukan di Rumah
Polisi masih memburu pelaku pelemparan bom molotov di Koja, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi masih mencari pria berinisial M, pelaku pelemparan bom molotov di Koja, Jakarta Utara. Polisi tak mendapati pelaku di rumahnya.

“Rumah pelaku dan tempat-tempat lain sudah (didatangi). Masih nihil dan masih ngembang ke beberapa tempat lain,” kata Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto saat dihubungi, Rabu (24/6/2026).

Andry menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih mengejar pelaku.

“Masih dikejar,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di Koja, Jakarta Utara terkena lemparan bom molotov. Ternyata, korban salah sasaran.

Andry menjelaskan pelaku yang berinisial M sebenarnya menargetkan paman mantan istrinya.

“Si pelaku pengen ngelempar si K (paman mantan istri), cuma ngga kena, nah si ibu ini lewat,” kata Andry.

Andry menjelaskan, berdasarkan penyelidikan, pelaku diduga melemparkan molotov tersebut dipicu cemburu karena mantan istrinya berinisial R telah memiliki kekasih baru berinisial U.

“Jadi, si pelaku ini punya mantan istri, mantan istri namanya R. Nah R ini udah punya pacar lagi namanya U, dan si M udah punya pacar juga, cuma M itu cemburu sama R dan U,” ujar dia.

Cemburu pelaku itu tak hanya ditujukan kepada R dan U, melainkan ke paman mantan istrinya tersebut. 

“Nah cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya. Kan di video itu ada orang yang duduk megang hp kan. Antara K tidak ada urusan, tidak ada apa-apa tidak dengan pelaku. Cuma memang si M-nya ini cemburu,” ungkapnya.

Andry menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berjumlah 4 orang.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut