Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bentrokan Mahasiswa di Universitas Krisnawipayana Bekasi, 5 Orang Luka 
Advertisement . Scroll to see content

Pascabentrok di Kampus Unkris Bekasi, Belasan Anggota Ormas Ditangkap Polisi

Rabu, 01 September 2021 - 02:10:00 WIB
Pascabentrok di Kampus Unkris Bekasi, Belasan Anggota Ormas Ditangkap Polisi
Bentrok dua kelompok ormas di dalam Kampus Unkris Bekasi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Belasan anggota dua organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bakasi ditangkap polisi setelah terlibat bentrok di dalam Kampus Universitas Krisna Dwipayana (Unkris) Bekasi. Polisi akan memproses hukum anggota ormas yang terlibat keributan itu.

Diketahui, belasan anggota dua ormas bentrok di dalam Kampus Unkris Bekasi, Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (31/8/2021) siang. 

Anggota kelompok ormas itu saling serang menggunakan senjata tajam dan batu. Mereka saling bacok. Saat bentrokan terjadi, suasana di kawasan tersebut mencekam. Warga sekitar lokasi kejadian, ketakutan. 

Akibat bentrokan, satu anggota ormas tewas di tempat dengan tubuh penuh luka bacok. Pascabentrokan, Polres Metro Bekasi Kota menggelar pertemuan mediasi yang mempertemukan kedua kelompok ormas pada Selasa malam. Suasana di lokasi kejadian pun kembali kondusif.

Meski dilakukan mediasi, proses hukum akan tetap dilakukan. Personel Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota menangkap para pelaku yang terlibat bentrokan. Polisi juga mengamankan barang bukti senjata tajam, batu, dan anak panah. 

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Supriyadi mengatakan, bentrokan kedua kelompok ormas di dalam Kampus Unkris Bekasi pada Selasa (31/8/2021) siang, dipicu masalah internal kampus tentang pergantian rektorat yang diduga belum habis masa jabatannya.

"Dari permasalahan ini, masing-masing rektor membawa dua kelompok massa dari ormas. Akhirnya, bentrokan massa ormas ini tidak terhindarkan hingga menewaskan satu orang dan beberapa mengalami luka-luka," kata Kapolres Metro Bekasi Kota.

Kombes Pol Aloysius Supriyadi menyatakan, pascabentrok, kedua massa ormas dimediasi dan sepakat tidak akan saling menyerang. Mereka juga berjanji tidak menyerang mahasiswa Unkris Bekasi.

"Proses hukum terhadap pelaku bentrokan akan tetap dilanjutkan. Sedangkan jumlah kendaraan dan fasilitas kampus yang rusak akibat lemparan batu, masih kami lakukan pendataan," ujarnya.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi, tutur Kapolres Metro Bekasi Kota, puluhan personel dari Polsek Pondok Gede dan Polres Metro Bekasi Kota masih berjaga-jaga di sekitar kampus.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut