Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siswi SMA di Jaktim Diduga Dilecehkan Guru Olahraga, Polisi Selidiki
Advertisement . Scroll to see content

Nenek asal Jakut Dihipnotis Pembeli Kopi hingga Kehilangan Emas dan Uang, Tersesat sampai ke Jaktim

Jumat, 18 Agustus 2023 - 15:24:00 WIB
Nenek asal Jakut Dihipnotis Pembeli Kopi hingga Kehilangan Emas dan Uang, Tersesat sampai ke Jaktim
Nenek T, korban hipnotis pembeli kopi (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Seorang nenek berinisial T (55) dihipnotis seorang pemuda hingga kehilangan emas 16 gram dan uang ratusan ribu rupiah. Korban yang berjualan makanan di Pademangan, Jakarta Utara, tiba-tiba tersesat dan kebingungan di kawasan permukiman di Jatinegara, Jakarta Timur.

Kepada pengurus RW 13, Cipinang Besar Selatan, Harto (52), korban mengaku menjadi korban hipnotis. Nenek T awalnya tengah melayani pelaku yang membeli kopi di warungnya. 

"Nenek T hendak pergi ke pasar guna berbelanja kebutuhan warung. Pelaku menawarkan antaran ke pasar tersebut, di Pasar Nalo katanya. Korban menolak tetapi teralihkan oleh tawaran pelaku," kata Harto, Jumat (18/8/2023). 

Harto mengatakan, pelaku tiba-tiba menanyakan status nenek yang diketahui telah menjadi janda. Pelaku menawarkan bantuan untuk janda dengan tawaran dua kupon bansos (bantuan sosial). 

"Kuponnya itu berupa bansos untuk janda dengan nilai uang Rp5,8 juta. Nenek itu pun mau, akhirnya diantar lah ke pasar oleh pelaku. Si nenek menjadi tidak sadar saat diajak ngobrol oleh pelaku, sampai dibawa keliling ke Pasar Tanah Abang, Cililitan, Pulogadung terus ke sini deh," kata Harto.

Aksi hipnotis itu terjadi pada Kamis (17/8/2023) kemarin. Nenek T terdampar di daerah Cipinang, Jatinegara, kemudian warga pun melapor kepada Harto

"Nenek itu baru sadar ketika hendak diturunkan oleh pelaku di daerah saya. Karena kebingungan, korban pun tidak bisa melawan dan patuh saja ketika diturunkan," ujar Harto. 

Korban kehilangan emas berupa gelang, cincin dan kalung dengan total berat 16 gram. Selain itu, korban juga kehilangan uang Rp250.000. 

"Pelaku sepertinya satu orang saja, kata korban itu usia pelaku sekira 25-26 tahunan. Tetapi korban tidak mau melapor ke kepolisian karena alami kebingungan," kata Harto.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut