Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Ada Intel saat Anies Makan di Warung Soto Karanganyar, Endingnya Foto Bareng
Advertisement . Scroll to see content

Menyoal Prediksi Joe Biden Jakarta Tenggelam 10 Tahun ke Depan, Alarm bagi Pemerintah?

Selasa, 31 Mei 2022 - 14:27:00 WIB
Menyoal Prediksi Joe Biden Jakarta Tenggelam 10 Tahun ke Depan, Alarm bagi Pemerintah?
Bundaran HI, salah satu sudut Kota Jakarta. (Foto: Dok MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan prediksinya terkait nasib Kota Jakarta yang akan tenggelam dalam 10 tahun ke depan. Prediksi itu dia sampaikan dalam pidato tentang perubahan iklim di Kantor Direktur Intelijen Nasional, Amerika Serikat, Selasa (27/7/2021).

Dalam pidatonya, Joe Biden mengatakan jika permukaan air laut naik sekitar 70 sentimeter, maka akan ada jutaan orang di dunia yang terpaksa pindah. Hal ini lantaran rumah-rumah penduduk yang terendam. 

Dia pun menyinggung Indonesia. Dalam proyeksi Biden, kenaikan air laut akan berdampak pada Jakarta. Biden menyebut Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi karena naiknya permukaan air laut.

Pernyataan yang diutarakan Biden ini langsung mendapat banyak respons. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat itu telah meminta Presiden Joko Widodo untuk menanggapi pernyataan Presiden Joe Biden. Mega mengaku sudah mengingatkan terkait ancaman kota tenggelam tersebut sebelum Biden.

Mega menjelaskan, Jakarta tengah menghadapi persoalan lingkungan. Tanahnya terus mengalami penurunan. Hal ini menyebabkan air laut dapat masuk ke daratan. Akibatnya, daratan Jakarta dapat tenggelam oleh air laut.

Selain melaporkan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo mengenai pernyataan orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut, Mega juga telah berdiskusi dengan Presiden Jokowi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengenai hal itu. Peringatan tersebut harus direspons cepat dengan mencari solusi segera. 

Mega menyampaikan, meski sudah bukan pemimpin serta penanggung jawab negeri ini, dirinya gencar berbicara terkait mitigasi bencana yang merupakan tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Anies menyampaikan dua poin utama terkait pidato Joe Biden yang menyebut kemungkinan Jakarta akan tenggelam dalam Webinar Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, Selasa (10/8/2021).

Poin pertama yang dilontarkannya, Indonesia sedang menjadi perhatian penting masyarakat internasional. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia dianggap penting sebagai salah satu tempat yang menunjukkan sehat atau tidaknya ekosistem bumi. 

Menurut Anies, hal tersebut harus dimanfaatkan Jakarta dengan mendorong Indonesia di dalam forum internasional tentang komitmen serta kepedulian terhadap lingkungan.

Pada poin kedua, Anies mengatakan bahwa Joe Biden sedang mencoba mengubah paradigma ekonomi di Amerika Serikat serta sekaligus mengajak negara lain untuk mengubah paradigma itu. Biden menginginkan keberlangsungan ekonomi ini harus selaras dengan kelestarian alam.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun buka suara terkait pernyataan Joe Biden yang menyebut Jakarta akan tenggelam dalam waktu 10 tahun mendatang. Menurutnya, dataran Jakarta tergolong rendah sehingga terjadi penurunan muka tanah setiap tahunnya. 

Namun demikian, bukan berarti 10 tahun mendatang Jakarta akan tenggelam seperti yang diutarakan Joe Biden. Pernyataan tersebut diungkapkannya di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya supaya Jakarta tidak tenggelam. Cara yang dilakukan untuk mengantisipasi penyedotan air tanah adalah dengan melakukan pipanisasi PAM Jaya guna meningkatkan kebutuhan air bersih. 

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga berupaya untuk mengentaskan banjir rob yang kerap terjadi di Jakarta Utara. Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, prediksi Jakarta tenggelam 10 tahun lagi diharapkan tidak terjadi.

NASA Juga Sebut Jakarta Terancam Tenggelam

Bukan hanya Biden, Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) turut melontarkan hal yang sama. NASA menyatakan, wilayah Jakarta dan pulau reklamasi menjadi salah satu kota yang terancam tenggelam. Hal ini karena meningkatnya permukaan air laut dampak pemanasan global serta pencairan lapisan es.

Selain NASA, lembaga nasional seperti tim dari Geodesi Institut Teknik Bandung (ITB) pun melakukan penelitiannya. Kepala Laboratorium Geodesi ITB Heri Andreas mengatakan, menurut data dari NASA, rata-rata suhu di bumi pada setiap wilayah mengalami kenaikan sekitar 2 derajat Celsius. 

Kenaikan suhu bumi ini pun berdampak pada mencairnya es. Lalu lelehan es tersebut mengalir ke sumber lainnya yang mengakibatkan volume air laut bertambah.

Namun, apa yang dikatakan Biden mengenai kenaikan air laut berdampak bagi Jakarta, perlu ditelaah lebih jauh. Pasalnya, kenaikan air laut di wilayah laut Indonesia nilainya kecil, hanya 6 mililiter rata-rata per tahun atau kurang dari 1 sentimeter. 

Pernyatan Joe Biden yang memprediksi Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi perlu diperkuat fakta-fakta lainnya. 

Di samping itu, Heri mengatakan terdapat fakta lain yang menepis prediksi Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi. Fakta tersebut, adanya penurunan tekanan tanah yang setiap tahunnya kurang dari 10 sentimeter. Wilayah negara yang terancam tenggelam dapat terjadi cepat atau lambat, tergantung dari upaya-upaya yang dilakukan pemerintah.

Dengan adanya pernyataan dari Joe Biden, Indonesia khususnya Jakarta bisa membuat peta yang dapat membaca situasi ke depannya serta menjadi dasar upaya pencegahan Jakarta dari ancaman tenggelam.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut